TOLITOLI, Suluh Merdeka – Menyambut Hari Ulang Tahun ke 25 Partai Demokrat yang diperingati setiap 9 September mendatang, DPC Partai Demokrat Kabupaten Tolitoli menggelar aksi sosial donor darah bertajuk “Gerakan Langit Biru Indonesia Asri” pada Jumat (14/8).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial Partai berlambang mercy tersebut, sekaligus merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya pasien di rumah sakit.
Ketua DPC Partai Demokrat Tolitoli, Moh. Nurmansyah Bantilan, S.I.Kom., M.P.W., mengatakan, berbagi kepada sesama tidak selalu harus dalam bentuk uang maupun bantuan materi. Menurutnya, donor darah merupakan bentuk kepedulian yang secara langsung dapat membantu menyelamatkan kehidupan orang lain.
“Memberi bantuan kepada masyarakat itu tidak selalu soal uang. Dengan mendonorkan darah, kita sedang menyambung harapan hidup orang lain,” tutur Ketua DPC Partai Demokrat Tolitoli yang akrab disapa Mamat.
Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, kepedulian itu diwujudkan melalui setetes darah yang diberikan secara sukarela. Sebanyak 200 kantong darah ditargetkan terkumpul dalam kegiatan tersebut untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.

Amatan media ini, dilokasi kegiatan tersebut, tampak antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Baru sekitar dua jam setelah pendaftaran dibuka, sebanyak 30 orang telah mengantre untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai tahapan awal sebelum mendonorkan darah. Dari jumlah tersebut, 22 orang pada gelombang pertama dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darah.
Peserta donor tidak hanya berasal dari kader Partai Demokrat. Kegiatan tersebut juga melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, warga lokal hingga aktivis muda. Mereka bersama-sama menunjukkan kepedulian dengan menyumbangkan darah bagi sesama.
Bagi Mamat yang juga rutin melakukan donor darah, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial dalam rangka memperingati hari jadi partai. Lebih dari itu, donor darah merupakan aksi kemanusiaan yang penting mengingat kebutuhan darah di rumah sakit dapat meningkat sewaktu-waktu.
“Selain membantu sesama, jujur saja, rutin berdonor justru bikin badan terasa jauh lebih sehat dan energik,” ujarnya Mamat dengan senyuman khasnya.
Menurutnya, seluruh darah yang berhasil dikumpulkan dalam kegiatan tersebut nantinya dikelola oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Tolitoli untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.
Kegiatan donor darah seperti ini dinilai memiliki manfaat yang jauh lebih luas karena selain membantu memenuhi ketersediaan stok darah, juga dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial.
Momentum HUT partai besutan SBY itu pun diharapkan tidak hanya menjadi perayaan internal, tetapi dapat diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Donor darah menjadi salah satu bentuk pengabdian sederhana yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh mereka yang tengah berjuang mendapatkan kesembuhan.
Di penghujung kegiatan, pesan yang tersampaikan begitu sederhana namun bermakna. Kepedulian kepada sesama tidak selalu diukur dari seberapa besar materi yang diberikan, tetapi dari keikhlasan untuk berbagi sesuatu yang sangat berharga, bahkan setetes darah yang dapat menjadi harapan bagi kehidupan orang lain.(*)











