oleh

Kemunculan Virus Corona Setelah Varian Delta, Jokowi: Kita Membutuhkan Kepemimpinan

Suluhmerdeka.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti kemunculan virus corona varian baru di Indonesia.

Pernyataan itu tak terlepas dari kekhawatiran Presiden Jokowi setelah mendengar analisis WHO.

“Setelah varian pertama, kemudian datang varian Delta,” jelasnya seperti dikutip suluhmerdeka.com dari kanal Youtube Sekretariat Presiden pada 20 Juli 2021.

“3 hari yang lalu WHO menyampaikan diperkirakan akan muncul lagi varian baru,” lanjut Jokowi.

Jika hal itu benar terjadi, maka pandemi corona akan sulit diprediksi, bahkan bisa diluar prediksi sebelumnya

Melihat kondisi saat ini, lonjakan kasus corona di Indonesia terjadi setelah muncul varian virus delta yang memiliki daya tular lebih cepat.

Seperti yang terjadi pada 19 Juli 2021, yang mana kasus corona mengalami penambahan kasus harian di Indonesia.

Totalnya mencapai 34.257 kasus sehingga totalnya 2.911.733.

Kasus aktif bertambah sebanyak 702 sehingga totalnya menjadi 542.938 dan kematian bertambah 1.328.

Jika diakumulasi, totalnya mencapai 74.920 kasus.

Olehnya itu, Presiden Jokowi meminta kepala daerah harus menerapkan prinsip manajemen dan pengorganisasian untuk mengahadapi situasi ini.

“Kita membutuhkan kepemimpinan lapangan yang kuat untuk menghadapi pandemi sekarang ini,” jelasnya.

“Kepemimpinan yang paham lapangan, yang bisa bergerak cepat dan responsif,” tambah Jokowi.

Untuk menghadapi ancaman itu dan kondisi saat ini, Jokowi mengungkapkan 2 kunci penting.

“Kuncinya sebetulnya hanya ada 2. Mempercepat vaksinasi, sekali lagi mempercepat vaksinasi. Kedua, kedisiplinan protokol kesehatan utamanya masker,” jelasnya.*

News Feed