TOLITOLI, Suluh Merdeka – Ancaman kekeringan mulai menghantui sejumlah wilayah di Kabupaten Tolitoli. Fenomena El Nino yang dalam beberapa pekan terakhir berdampak pada berkurangnya curah hujan membuat debit sejumlah sumber air warga terus menurun, bahkan sebagian mulai mengering.
Kondisi ini mulai menyulitkan masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih untuk minum, memasak dan keperluan rumah tangga.
Mengantisipasi dampak yang lebih luas, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Tolitoli meningkatkan kesiapsiagaan dan membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengalami kelangkaan air bersih.
Melalui Hotline Centre Pusdalops BPBD Tolitoli dinomor 085242284400, warga dapat melaporkan kondisi kekeringan maupun sumber air yang mulai mengering.
BPBD memastikan siap bergerak 1×24 jam untuk melakukan distribusi air bersih ke wilayah yang terdampak, setelah menerima laporan dan melakukan penanganan sesuai kondisi di lapangan.
Masyarakat diminta tidak menunggu sampai persediaan air benar-benar habis. Jika sumber air mulai menyusut atau warga sudah kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan dasar, laporan harus segera disampaikan kepada BPBD.
Selain itu, masyarakat diimbau menghemat penggunaan air, memprioritaskan kebutuhan pokok, serta menjaga kebersihan tempat penampungan air. Pemerintah desa juga diminta aktif memantau kondisi sumber air dan segera berkoordinasi dengan BPBD jika terjadi krisis air bersih.
Langkah cepat BPBD sebelumnya telah dirasakan masyarakat Desa Kapas dan Desa Buntuna. Kedua desa tersebut telah menerima distribusi air bersih setelah mengalami dampak kekeringan.
Warga dari Desa Kapas dan Desa Buntuna menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada BPBD Tolitoli atas respons cepat dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
BPBD Tolitoli menegaskan bahwa laporan masyarakat menjadi salah satu dasar penting dalam menentukan langkah penanganan. Karena itu, warga diminta aktif melaporkan setiap kondisi yang berpotensi berkembang menjadi krisis air bersih.
” Jika air mulai langkah, jangan tunggu sampai habis. Segerah laporkan melalui Hotline Centre pada nomor 085242284400. Petugas siap merespon kebutuhan masyarakat terdampak,” imbau kepala Pelaksana BPBD Tolitoli
Kesiapsiagaan ini diharapkan dapat mencegah dampak kekeringan meluas sekaligus memastikan masyarakat yang terdampak tetap mendapatkan akses air bersih selama kondisi kemarau berlangsung. (*)











