oleh

Soraya Sultan : Hunian Nyaman Bagi Penyintas, akan Kurangi Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Suluhmerdeka.com – Pasca bencana alam yang melanda Sulawesi Tengah pada September 2018 silam yang terdampak di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala dan Parimo masih menjadi penyintas yang belum terselesaikan terkait masalah hunian dan dana stimulan, Jum’at (7/1/2020).

Permasalahan terbesar yang di hadapi oleh Penyintas Bencana di tahun 2020 adalah penuntasan hak atas hunian , Baik itu Hunian Tetap bagi mereka yang rumahnya hilang saat Likuifaksi dan Tsunami maupun Pencairan Dana Stimulan perbaikan rumah bagi mereka yang rumahnya rusak saat Gempa Bumi.

Ketua Yayasan Kelompok Perjuangan Kesetaraan Perempuan Sulawesi Tengah (KPKP- ST) Soraya Sultan dalam konferensi pers mengatakan, hal ini menjadi titik awal terjadi berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan di wilayah pengungsian, hunian yang layak akan mempengaruhi pertumbuhan anak menjadi dewasa, termasuk meminimalisir kasus perkawinan anak hamil di luar nikah karena faktor tidak terperhatikan dari orang tua.

“Beberapa perempuan yang ditemui di enam titik rumah ramah perempuan (RPP) daerah menjadi pendampingan KPKP-ST, mereka belum menerima Huntap dan dana stimulan menjadi hak mereka,”Ujarnya

Soraya juga menambahkan bahwa permasalahan hunian yang belum tuntas hingga kini menyebabkan perempuan berada dalam posisi dilema. Rentan dengan ancaman kekerasan berbasis gender serta ancaman keamanan yang membahayakan fisik serta psikis perempuan berbagai bentuk pencurian seperti pencurian alat masak, tabung gas, bahkan pakaian dalam perempuan yang marak terjadi di Huntara. Sejatinya bagi perempuan penyintas, hunian/tempat tinggal adalah wilayah perlindungan yang aman dan tenang dari teriknya matahari dan dinginnya udara malam serta berlindung dari hujan dan terkadang banjir sebagaimana yang telah mereka alami selama berbulan-bulan di tenda pengungsian maupun di Huntara

“Pemulihan sesungguhnya terletak pada tersedianya hunian yang nyaman aman bagi para penyintas guna melanjutkan hidup bersama keluarganya,”ujar Soraya sultan.(dhankz)

News Feed