oleh

Penyintas Banjir Desa Bangga Bangun Sarana Ibadah Gunakan Uang Sendiri

SuluhMerdeka.com – Warga penyintas bencana banjir bandang di kompleks hunian tetap yang dibangun oleh salah satu yayasan, di Desa Bangga, Kabupaten Sigi, membangun sarana ibadah berupa mushala berukuran 7×6 meter persegi.

 

Pembangunan mushala ini merupakan swadaya masyarakat penyintas banjir Bangga dan dikerjakan secara gotong royong.

 

”Kami sudah peletakan batu pertama, dan insyaallah langsung pembangunan,” jelas Hendrik salah satu warga desa Bangga, Senin (9/11/2020).

 

Kehadiran sarana ibadah itu dilakukan, karena mushala untuk melaksanakan ibadah cukup jauh dari kompleks hunian tetap yang saat ini dihuni oleh penyintas. Yang saat ini kompleks hunian tetap tersebut dihuni sekitar 49 kepala keluarga.

 

Rumah ibadah inipun dibangun diatas tanah yang sudah dibeli menggunakan dana pribadi sejumlah warga.

 

”Kami sendiri yang beli tanah untuk bangun mushala. Jauh juga mushala dari sini, jalan kesana kalau malam gelap,” jelasnya.

 

Sementara itu, Anwar salah satu warga lainnya mengaku, pembangunan mushala ini sama sekali tidak ada campur tangan pemerintah dan pihak manapun, dan adalah swadaya masyarakat.

 

Namun, meskipun demikian, Anwar mengaku warga tidak menutup diri untuk menerima sumbangan dari siapapun yang ingin membantu proses pembangunan mushala ini.

 

”Kami sudah posting juga di media sosial, ada beberapa warga dari wilayah lain juga yang mau bantu. Karena masih ada juga yang kurang untuk proses pembangunannya,” tuturnya.

 

Ia berharap, kehadiran sarana ibadah itu dapat membuat penyintas melaksanakan ibadah shalat lima waktu.(ran)

News Feed