oleh

Makna Nomor Urut Bagi Cagub Sulteng; Hidayat: Nomor 1 Menang, Cudy: Nomor 2 Victory

SuluhMerdeka.com – Dua pasangan calon gubernur/wakil gubernur Sulawesi Tengah, sudah melakukan pencabutan nomor urut di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tengah, Kamis (24/9/2020).

Rapat pleno dipimpin Ketua KPU Sulawesi Tengah Tanwir Lamaming.

Dalam pencabutan nomor urut, pasangan Hidayat Lamakarate-Bartholomoeus Tandigala mendapat nomor urut 1 dan pasangan Rusdy Mastura-Ma’mun Amir di nomor urut 2.

Setelah itu, dilakukan penandatanganan pakta integritas pencegahan Covid-19.dan deklarasi kampanye damai, berintegritas.

Acara ini dihadiri Wakil Gubernur H Rusli Dg Palabbi, Kapolda Sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso, Danrem 132Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf? Bawaslu Sulteng serta Forkomlinda lainnya.

Sementara di luar pagar KPU, massa pendukung kedua pasangan calon gubernur/wakil gubernur terus bersorak menyemangati jagoannya.

Pengamanan ketat dari Kepolisian dengan melakukan pemeriksaan setiap orang yang masuk ke halaman KPU Sulawesi Tengah. Termasuk kedua pasangan calon gubernur/wakil gubernur dan rombongannya.

Setelah pencabutan nomor urut, pasangan calon gubernur/wakil gubernur Sulawesi Tengah ternyata menyimpan makna tersendiri atas nomor urut yang mereka cabut.

Calon gubernur/cawagub Hidayat Lamakarate-Bartholomeus Tandigala yang mencabut nomor urut 1 memaknainya sebagai angka kemenangan.

“Angka kemenangan. Insya Allah. Nomor satu khan berarti kemenangan,” kata Hidayat di Kantor KPU Sulawesi Tengah, Kamis.

Sementara itu, pasangan Rusdy Mastura-Ma’mun Amir yang mencabut nomor urut 2 juga memaknainya sebagai angka kemenangan.

“Victory. Kemenangan. Dan saya memang sudah mempersiapkan untuk angka itu,” kata Rusdy Mastura didampingi cawagub Ma’mun Amir.

Pencabutan nomor urut berlangsung di aula KPU Sulawesi Tengah dalam rapat pleno terbuka dipimpin Ketua KPU Sulteng Tanwir Lamaming dan dihadiri semua komisioner. (Patar)

News Feed