Politik

DPC PKB Tolitoli Panaskan Mesin Politik, Bidik Kekuatan hingga Akar Rumput Menuju 2029.

50
×

DPC PKB Tolitoli Panaskan Mesin Politik, Bidik Kekuatan hingga Akar Rumput Menuju 2029.

Sebarkan artikel ini
RAPATKAN BARISAN -Tampak jajaran pengurus DPC PKB Kabupaten Tolitoli bersama ketua DPW PKB Sulteng Risharyudi Triwibowo usai melaksanakan Konsolidasi organisasi, penguatan kapasitas kader, hingga pembentukan struktur kepengurusan yang digelar di Hotel Alatas

TOLITOLI, Suluh Merdeka — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tolitoli mulai memanaskan mesin politiknya, dengan menyiapkan langkah strategis menghadapi kontestasi politik 2029.

Konsolidasi organisasi, penguatan kapasitas kader, hingga pembentukan struktur kepengurusan sampai tingkat desa dan kelurahan menjadi bagian dari agenda besar partai untuk memperkuat basis dukungan di tengah masyarakat.

Keseriusan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Orientasi Politik, Pengukuhan, dan Musyawarah Kerja Cabang (OPM) Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Tolitoli yang resmi dibuka di Hotel Alatas, Tolitoli, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi PKB untuk menyatukan langkah, memperkuat soliditas kepengurusan, sekaligus menyusun arah dan strategi perjuangan politik dalam menghadapi agenda politik mendatang.

Pembukaan kegiatan dihadiri Ketua DPW PKB Sulawesi Tengah, Risharyudi Triwibowo, yang juga menjabat sebagai pengurus DPP PKB bidang Pertahanan dan Keamanan Nasional.

Turut hadir Koordinator Wilayah PKB Zona III Buol-Tolitoli sekaligus Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Fraksi PKB, Haris Julianto Timumun, Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan, Ketua DPRD Tolitoli Hj. Sriyanti Dg. Parebba, Wakil Ketua DPRD, Sekretaris Daerah Moh. Asrul Bantilan, para ketua partai politik, Ketua Bawaslu, Ketua KPU, serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Pelaksanaan OPM ini melibatkan sekitar 26 pengurus DPC PKB dan 30 pengurus Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC). Peserta terdiri atas ketua, sekretaris, dan bendahara dari 10 kecamatan se-Kabupaten Tolitoli.

Dalam kesempatan tersebut, ketua DPW PKB Sulteng yang akrab disapa Bowo Timumun menegaskan bahwa orientasi politik bukan sekadar agenda seremonial atau kegiatan formal organisasi. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari strategi konsolidasi untuk memastikan seluruh kader tetap solid, aktif, dan memiliki kesiapan menghadapi dinamika politik ke depan.

“Mesin PKB Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Tolitoli, mulai kami panaskan dalam rangka menjemput agenda politik 2029. Kami ingin memastikan seluruh kader tidak terlena dan tertidur, tetapi terus bergerak serta bekerja di tengah masyarakat,” ujar Bowo.

Ia menjelaskan, salah satu pesan utama yang ditekankan dalam orientasi tersebut adalah membangun politik kehadiran. Menurutnya, kekuatan partai tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya struktur organisasi maupun aktivitas menjelang pemilu, tetapi juga sejauh mana kader mampu hadir, mendengar, dan memberikan solusi atas persoalan masyarakat.

“Alhamdulillah, melalui kegiatan OPM ini kami berkumpul dan saling mengingatkan tentang politik kehadiran. Seluruh kader PKB wajib selalu berada di tengah-tengah masyarakat dan menjadi solusi atas setiap permasalahan yang dihadapi warga,” katanya.

Selain orientasi politik dan musyawarah kerja, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan kepengurusan DPC PKB Kabupaten Tolitoli sebagai bagian dari penguatan kelembagaan partai.

Bowo mengungkapkan, secara struktural PKB telah membentuk kepengurusan di 13 kabupaten/kota melalui DPC dan 177 kecamatan melalui DPAC di wilayah Sulawesi Tengah, termasuk Kabupaten Tolitoli.
Namun, konsolidasi tersebut tidak berhenti pada tingkat kabupaten dan kecamatan. PKB kini mulai mengarahkan perhatian pada pembentukan Dewan Pengurus Ranting (DPRt) di tingkat desa dan kelurahan.

Hingga akhir Desember 2026, PKB Sulawesi Tengah menargetkan pembentukan struktur kepengurusan di sekitar 1.842 desa dan 175 kelurahan. Bahkan, penguatan organisasi direncanakan berlanjut hingga tingkat dusun, Rukun Tetangga (RT), dan Rukun Warga (RW) melalui pembentukan koordinator penggerak.
“Insyaallah, kami akan bekerja hingga akhir Desember 2026 untuk menyelesaikan struktur DPRt. Kami juga menargetkan adanya koordinator penggerak di setiap dusun, RT, dan RW,” jelasnya.

Menurut Bowo, penguatan struktur hingga tingkat paling bawah merupakan langkah penting agar komunikasi antara partai dan masyarakat dapat berjalan lebih dekat, efektif, serta berkesinambungan.

Di sisi lain, PKB Sulawesi Tengah juga tengah mendorong regenerasi, revitalisasi, dan peremajaan badan-badan otonom partai. Langkah ini dilakukan untuk membuka ruang lebih luas bagi keterlibatan generasi muda dan perempuan dalam aktivitas organisasi maupun perjuangan politik.

“PKB adalah partainya anak muda dan perempuan. Insyaallah, dengan memberikan ruang dan kesempatan kepada generasi muda serta perempuan, kita dapat memperkuat kekuatan partai dan memenangkan pertarungan politik di semua lini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Tolitoli, Andika Putra Dg. Parebba, yang akrab disapa Dhika Parebba, menyampaikan bahwa arah kebijakan PKB di Kabupaten Tolitoli ke depan tidak hanya berorientasi pada penguatan organisasi dan pencapaian target politik.

Menurutnya, PKB juga harus mampu menghadirkan kerja-kerja politik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu fokus yang ingin didorong adalah pengembangan ekonomi kreatif serta penguatan kemandirian ekonomi masyarakat.
Dengan demikian, keberadaan partai di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya terasa ketika momentum pemilu tiba, tetapi juga melalui berbagai program dan kontribusi nyata dalam menjawab kebutuhan warga.

Melalui rangkaian OPM yang akan dilaksanakan di seluruh DPC se-Sulawesi Tengah, PKB berharap konsolidasi organisasi dapat berjalan lebih terarah dan menghasilkan kader-kader yang memiliki kapasitas, loyalitas, serta kepekaan terhadap persoalan masyarakat.

Penguatan struktur hingga tingkat akar rumput, regenerasi kepemimpinan, serta penerapan politik kehadiran menjadi modal penting bagi PKB dalam membangun kekuatan politik jangka panjang.

Dengan langkah tersebut, PKB Sulawesi Tengah, termasuk DPC PKB Tolitoli, mulai menyusun fondasi dan memanaskan mesin politik lebih awal untuk menyongsong kontestasi Pemilu 2029.(*)