DaerahPolitik

Lantik 14 Kepala Desa di Tinabogan, Bupati Tolitoli Tekankan Amanah, Gotong Royong, dan Pembangunan Desa

19
×

Lantik 14 Kepala Desa di Tinabogan, Bupati Tolitoli Tekankan Amanah, Gotong Royong, dan Pembangunan Desa

Sebarkan artikel ini
PELANTIKAN - Tampak Bupati Tolitoli saat mengambil sumpah sekaligus melantik 14 kepala Desa terpilih dari kecamatan tiga kecamatan, Yakni Dondo, Ogodeide dan Basidondo yang dipusatkan di Kecamatan Dondo Selasa (13/10) (Foto - Fajri)

TOLITOLI, Suluh merdeka – Bupati Tolitoli H. Amran H. Yahya melantik 14 kepala desa dari tiga kecamatan, yakni Basidondo, Dondo, dan Ogodeide, di Lapangan Sentosa, Desa Tinabogan, Kecamatan Dondo, Selasa (13/10). Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan pelantikan Ketua TP-PKK Desa, Bunda PAUD, serta Tim Pembina Posyandu.

Pelantikan yang merupakan titik ketiga ini berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan, Ketua DPRD Tolitoli Hj. Sriyanti Dg. Parebba, Wakil Ketua I DPRD Tolitoli, anggota DPRD, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Tolitoli, unsur Forkopimda dan Forkopimca, pimpinan OPD, camat dari tiga kecamatan, para kepala desa, serta anggota BPD.

Dalam sambutannya, Bupati H. Amran H. Yahya menegaskan bahwa jabatan kepala desa merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, kepercayaan masyarakat harus dibalas dengan kerja nyata, pelayanan yang baik, serta komitmen menghadirkan perubahan positif bagi kemajuan desa.

Bupati juga menekankan pentingnya penguatan pembangunan desa melalui pemanfaatan sumber daya alam (SDA) secara maksimal dan berkelanjutan. Ia mengingatkan bahwa kemajuan Kabupaten Tolitoli tidak terlepas dari peran pemerintah desa dalam mengelola potensi wilayah, memperkuat perekonomian masyarakat, serta membangun kebersamaan melalui semangat gotong royong.

FOTO BERSAMA – Tampak Bupati Tolitoli H Amran Hi Yahya didamping Wakil Bupati Tolitoli Moh Besar Bantilan, Ketua TPP Hj. Sriyanti Dgn Parebba sekaligus Ketua DPRD,  Kepala Dinas PMD Syamsuh bersama kepala desa terpilih 

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Tolitoli, Ny. Hj. Sriyanti Hi. Amran, menegaskan bahwa TP-PKK, Bunda PAUD, dan Posyandu memiliki peran strategis dalam pemberdayaan keluarga serta peningkatan kesehatan masyarakat.

Ia berharap para pengurus yang dilantik dapat memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat agar program-program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi keluarga, anak-anak, dan warga desa.

Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Kepala Dinas PMD Tolitoli, Samsuh, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa secara umum seluruh tahapan pemilihan kepala desa telah terlaksana dengan dukungan dan kerja sama pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, serta panitia Pilkades.

Ia menjelaskan, pelantikan tersebut merupakan bagian dari tahapan akhir pemilihan kepala desa serentak tahun 2026 untuk masa jabatan 2026–2034. Samsuh berharap para kepala desa yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi pemerintahan, membangun komunikasi dengan BPD, perangkat desa, dan seluruh elemen masyarakat, serta menjalankan tugas secara transparan dan mengutamakan kepentingan warga.

Adapun 14 kepala desa yang dilantik berasal dari tiga kecamatan. Dari Kecamatan Basidondo, yakni Lalu Agus Adi Akbar, S.H. (Desa Labonu), Kadim Djawal (Desa Galandau), dan Muhammad Tamsir (Desa Basi). Dari Kecamatan Dondo, yakni Rosni, S.Pd. (Desa Luok Manipi), Rusliadi (Desa Salumbia), Agus M. Asli, S.H. (Desa Ogowele), Risman (Desa Lais), Rusdi A. Hamid (Desa Tinabogan), Irpan (Desa Lobuo), serta Idrus, S.Kep. (Desa Ogowele Buga). Sementara dari Kecamatan Ogodeide, yakni Mashurin (Desa Batuilo), Rusdin (Desa Muara Besar), Moh. Nasir (Desa Bilo), dan Arifin Hi. Mallu (Desa Sambujan).

Melalui pelantikan ini, pemerintah daerah berharap para kepala desa yang baru dapat segera bekerja, memperkuat sinergi dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat, serta mendorong pembangunan yang merata.

Amanah kepemimpinan di tingkat desa diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengembangkan potensi lokal, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui kerja sama dan semangat gotong royong.(*)