TOLITOLI, Suluh Merdeka – Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Tolitoli Tahun 2026 bukan sekadar ajang pencarian bakat maupun kontes ketampanan dan kecantikan, melainkan wadah pembentukan karakter remaja agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, beretika, berwawasan luas, serta mampu menjadi teladan bagi teman sebaya.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tolitoli, Yustiyanto Bantilan, S.Kom., M.Si., dalam sambutannya pada malam puncak Pemilihan Duta GenRe Kabupaten Tolitoli, Sabtu (24/10), di Aula Bale Tau Dako Lipu, Rumah Jabatan Bupati Tolitoli.
Menurut Yustiyanto, remaja saat ini menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Karena itu, diperlukan pembinaan karakter dan penguatan wawasan agar generasi muda mampu membentengi diri dari berbagai persoalan, seperti pernikahan dini, stunting, penyalahgunaan narkoba, serta pergaulan bebas.
“Remaja perlu menjadi benteng yang tangguh di tengah tantangan zaman yang luar biasa. Melalui ajang ini, pembentukan karakter remaja diharapkan dapat menjadi perisai dalam menghadapi berbagai persoalan tersebut,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tahun ini pihaknya mengusung tema “Gen Z Impact: Kerja Nyata untuk Tolitoli”. Tema tersebut menegaskan bahwa generasi Z tidak cukup hanya menampilkan penampilan menarik di atas panggung, tetapi juga harus memiliki etika, kepedulian sosial, serta kemampuan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Menurutnya, para finalis Duta GenRe diharapkan mampu mengambil peran sebagai edukator dan konselor sebaya, khususnya dalam menyampaikan informasi yang benar mengenai kesehatan reproduksi, perencanaan kehidupan berkeluarga, serta pencegahan perilaku berisiko di kalangan remaja.
“Tujuan kegiatan ini adalah membentuk karakter remaja yang memiliki wawasan luas, bebas dari penyalahgunaan NAPZA, seks bebas, dan pernikahan dini, sekaligus menjadi role model atau teladan bagi kalangan remaja,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Tolitoli yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Endang Dwi Wahyuni Bantilan, S.E., M.Si., saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Pemilihan Duta GenRe merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan daerah.
Endang menekankan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan Kabupaten Tolitoli. Karena itu, para peserta tidak hanya dituntut mampu menunjukkan kemampuan dan kepercayaan diri, tetapi juga harus memiliki pengetahuan, integritas, serta kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi remaja di lingkungannya.
Menurutnya, Duta GenRe diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyebarluaskan edukasi tentang pendewasaan usia perkawinan, kesehatan reproduksi, pencegahan stunting, serta bahaya penyalahgunaan narkoba. Pesan-pesan positif tersebut perlu disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan remaja agar lebih mudah dipahami dan diterapkan.
Ia juga berharap para finalis dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan potensi diri, memperluas wawasan, serta membangun semangat kepemimpinan dan tanggung jawab sosial. Dengan demikian, keberadaan Duta GenRe tidak berhenti pada seremoni pemilihan, tetapi berlanjut melalui kegiatan edukasi dan aksi nyata di sekolah, komunitas, maupun lingkungan tempat tinggal masing-masing.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjadi teladan, menginspirasi teman sebaya, serta berkontribusi dalam mewujudkan Tolitoli yang berkarya,” demikian pesan yang relevan dengan tujuan kegiatan tersebut.
Pemilihan Duta GenRe Kabupaten Tolitoli Tahun 2026 diikuti oleh 39 finalis. Pemerintah Kabupaten Tolitoli berharap para peserta dapat menjadi representasi generasi muda yang positif sekaligus pelopor perubahan dalam membangun lingkungan pergaulan yang sehat, aman, dan produktif.
Melalui semangat Gen Z Impact, para duta terpilih diharapkan mampu membuktikan bahwa generasi muda bukan hanya penerus pembangunan, melainkan juga bagian penting dari solusi atas berbagai tantangan sosial di Kabupaten Tolitoli.(*)













