oleh

Sedang Menjala Ikan, Nelayan Palu Diserang Buaya di Pantai Talise

Suluhmerdeka.com– Seorang nelayan Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore mendapat serangan buaya pada hari Jumat (6/11/2020) sekitar pukul 17.30 Wita.

 

Korban penyerangan buaya, Jamal (50) menjelaskan, penyerangan oleh buaya terjadi ketika dirinya sedang memasang pukat di pantai kompleks penggaraman Talise.

 

“Kronologis awal, saya sementara ba pukat (menjala ikan) karena memang setiap sore saya pasang pukat di bawah situ. Jarak buaya dengan saya itu jauh karena memang saya lihat. Namun begitu saya mau lari buaya sudah muncul di depanku dan sudah menganga mulutnya. Begitu buaya mau tangkap saya, saya tangkis menggunakan siku tangan makanya ini (siku) bisa luka karena bekas gigitan buaya,” ujar Jamal kepada tim Suluhmerdeka.com, Jumat (6/11/2020) malam.

 

“Sempat saya diputar satu kali namun setelah saya serang di bagian mata, buaya melepaskan gigitannya lalu pergi,” lanjutnya.

 

Jamal mengatakan, buaya yang menyerang dirinya lumayan besar dengan panjang sekitar dua meter lebih. Dari penyerangan itu, dirinya mendapatkan luka bekas gigitan cukup parah di kedua siku tangan.

 

Ia mengaku, di pantai kompleks penggaraman itu memang banyak buaya yang pada sore hari kadang menampakkan diri.

 

Sementara itu, Ketua Rukun Nelayan Kelurahan Talise, Arham, mengatakan, penyerangan buaya terhadap nelayan sudah pernah terjadi sebelumnya. “Beberapa bulan lalu juga terjadi penyerangan buaya terhadap nelayan kalau tidak salah kejadiannya di Kampung Lere,” jelasnya.

 

Ia kemudian meminta agar pemerintah mencarikan solusi atas permasalah itu karena memang sudah sejak lama buaya meresahkan para nelayan. “Kami berharap kepada pemerintah terkait kiranya bisa membantu kami dalam mencari solusi dari kejadian ini karena memang sudah sejak lama buaya meresahkan kami para nelayan, contohnya bisa membuatkan kami tambatan perahu, karena ketika ada tambatan perahu yang mengarah ke laut maka buaya tidak akan bisa datang ke wilayah itu,” ujarnya. (Dian)

News Feed