TOLITOLI, Suluh Merdeka – Bupati Tolitoli, Sulawesi Tengah, yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Mukti, S.T., membuka kegiatan Manasik Haji Tingkat Kabupaten sekaligus menghadiri pelantikan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tolitoli. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung Hijir Ismail dan diikuti sebanyak 229 calon jamaah haji.
Pelaksanaan manasik haji ini merupakan salah satu tahapan penting dalam mempersiapkan calon jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang menyeluruh mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji, mulai dari rukun, wajib, hingga berbagai ketentuan yang perlu diperhatikan selama berada di Arab Saudi.
Kegiatan manasik tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan tentang tata cara ibadah, tetapi juga memantapkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual calon jamaah. Dengan pembekalan yang memadai, para jamaah diharapkan dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan tertib, mandiri, dan sesuai tuntunan agama.
Dalam pelaksanaannya, manasik haji menjadi kesempatan bagi calon jamaah untuk mempelajari tahapan perjalanan ibadah, memahami kondisi yang mungkin dihadapi selama berada di Tanah Suci, serta mengetahui pentingnya menjaga kesehatan, kedisiplinan, dan kebersamaan.
Bagi 229 calon jamaah haji Kabupaten Tolitoli, pembekalan ini diharapkan menjadi bekal berharga untuk menghadapi berbagai rangkaian ibadah yang membutuhkan kesiapan dan kesabaran. Selain memahami tata cara ibadah, para jamaah juga perlu memperhatikan arahan petugas, menjaga kondisi tubuh, serta saling membantu selama menjalankan ibadah bersama rombongan.

Pemerintah Kabupaten Tolitoli memandang persiapan penyelenggaraan ibadah haji sebagai bagian penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, instansi terkait, petugas penyelenggara haji, dan calon jamaah perlu terus diperkuat agar setiap tahapan persiapan dapat berjalan dengan baik.
Melalui kegiatan manasik ini, diharapkan seluruh calon jamaah memiliki bekal pengetahuan yang cukup sehingga dapat melaksanakan ibadah secara khusyuk dan terarah. Pemahaman yang baik juga diharapkan membantu jamaah mengantisipasi berbagai tantangan, terutama terkait perbedaan kondisi lingkungan, cuaca, aktivitas fisik, serta kepadatan selama pelaksanaan ibadah haji.
Pemerintah Kabupaten Tolitoli berharap seluruh calon jamaah haji dapat mengikuti setiap tahapan manasik dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdalam pengetahuan, serta mempersiapkan diri secara optimal sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Pemkab juga berharap seluruh calon jamaah senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, keselamatan, dan kelancaran, mulai dari masa persiapan, perjalanan menuju Tanah Suci, pelaksanaan seluruh rangkaian ibadah, hingga kembali ke tanah air. Harapan lainnya, seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah dengan baik dan memperoleh predikat haji yang mabrur.(*)













