TOLITOLI, Suluh Merdeka – Turnamen sepak bola Berani Cup Desa Salumpaga Tahun 2026 resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., Sabtu (24/10), di Lapangan Hijau Muradi, Desa Salumpaga, Kecamatan Tolitoli Utara, Kabupaten Tolitoli.
Dalam kompetisi yang diikuti 24 tim dari Kabupaten Tolitoli dan Kabupaten Buol tersebut, Porsal FC Salumpaga berhasil keluar sebagai juara pertama setelah menuntaskan persaingan hingga pertandingan final.
Penutupan turnamen berlangsung meriah dan disambut antusias masyarakat. Area sekitar lapangan dipadati penonton dan suporter yang datang memberikan dukungan kepada tim kebanggaan masing-masing. Semangat tersebut mencerminkan besarnya minat masyarakat terhadap sepak bola sekaligus dukungan terhadap pengembangan olahraga di daerah.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, hadir langsung menutup kompetisi tersebut. Turut hadir mewakili Bupati Tolitoli, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mohamad Dzikron, S.H., M.Si., anggota DPRD Kabupaten Tolitoli Taufik, S.E., Camat Tolitoli Utara Fachri Kumay, Kapolsek Tolitoli Utara, para kepala desa se-Kecamatan Tolitoli Utara, unsur Forkopimda dan Forkopimca, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, pemerintah desa, para peserta, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya Berani Cup 2026 dengan baik.
Menurutnya, turnamen sepak bola tidak sekadar menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas di kalangan generasi muda.
Ia berharap kegiatan olahraga seperti Berani Cup dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet sepak bola potensial, khususnya dari Kabupaten Tolitoli dan Sulawesi Tengah pada umumnya.

Wakil Gubernur mendorong para pemain agar menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk meningkatkan kemampuan, disiplin, kerja sama tim, dan sikap saling menghormati, baik kepada sesama pemain, lawan, maupun perangkat pertandingan.
Semangat kompetisi, lanjutnya, hendaknya tidak berhenti setelah turnamen berakhir. Para pemain diharapkan terus berlatih dan mengembangkan kemampuan agar dapat meraih prestasi yang lebih tinggi serta mengharumkan nama daerah.
Turnamen Berani Cup 2026 diikuti 24 kesebelasan dari Kabupaten Tolitoli dan Kabupaten Buol. Sejak pertandingan awal hingga babak final, seluruh tim berupaya menampilkan permainan terbaik untuk meraih posisi tertinggi dalam kompetisi tersebut.
Berdasarkan hasil akhir turnamen, Porsal FC Salumpaga berhasil meraih juara pertama. Posisi juara kedua ditempati Inada Dua Diule FC, sedangkan Empang Alam Binontoan FC meraih juara ketiga. Sementara itu, Kelurahan Baru FC berada di posisi keempat.
Keberhasilan Porsal FC Salumpaga menjadi juara pertama disambut dengan kebanggaan oleh masyarakat tuan rumah. Prestasi tersebut sekaligus menjadi penutup manis bagi penyelenggaraan Berani Cup 2026 yang berlangsung dengan semangat persaingan sehat dan kebersamaan.
Selain menjadi ajang unjuk kemampuan para pemain, turnamen ini juga mempertemukan masyarakat dari berbagai wilayah dalam suasana penuh keakraban. Kehadiran tim-tim dari Kabupaten Buol turut memperluas jalinan silaturahmi antardaerah melalui olahraga.
Penyelenggaraan Berani Cup 2026 diharapkan dapat menjadi agenda olahraga yang terus berkembang di Desa Salumpaga. Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait, turnamen serupa diharapkan mampu melahirkan pemain-pemain berbakat yang dapat dibina secara berkelanjutan.Lebih dari sekadar kompetisi, Berani Cup menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat generasi muda, serta mendorong kemajuan sepak bola lokal agar mampu bersaing di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.(*)













