TOLITOLI, Suluh Merdeka – Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tolitoli, I Nyoman Muliada, SE, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Tolitoli melalui Dinas Koperasi dan Perdagangan memberikan solusi atas kesulitan bahan bakar solar yang dialami Pemerintah Desa Kabetan, Kecamatan Ogodeide.
Desakan tersebut disampaikan politisi Partai NasDem itu dalam rapat dengar pendapat (RDP) DPRD Tolitoli belum lama ini. Ia menilai persoalan bahan bakar untuk mesin penerangan di Desa Kabetan perlu segera mendapat perhatian pemerintah daerah.
Menurut I Nyoman Muliada, Desa Kabetan yang berada di wilayah kepulauan hingga saat ini belum terjangkau jaringan listrik PLN secara memadai. Kondisi tersebut membuat masyarakat masih bergantung pada mesin diesel milik desa sebagai sumber penerangan.
Persoalan muncul ketika pemerintah desa hendak memperoleh bahan bakar solar untuk mengoperasikan mesin tersebut. Pengadaan solar terkendala sistem pembelian yang mensyaratkan penggunaan barcode, sementara Pemerintah Desa Kabetan belum memiliki barcode yang diperlukan.
“Desa Kabetan sangat membutuhkan penerangan. Karena PLN belum menjangkau wilayah tersebut, masyarakat hanya mengandalkan mesin diesel desa. Namun untuk mendapatkan solar, pemerintah desa terkendala barcode,” ujar I Nyoman Muliada.
Ia meminta Pemda Tolitoli melalui instansi terkait tidak membiarkan persoalan administratif tersebut menghambat kebutuhan dasar masyarakat, khususnya penerangan di wilayah kepulauan.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu mencari mekanisme yang sesuai dengan ketentuan agar kebutuhan solar untuk mesin penerangan desa tetap dapat dipenuhi secara resmi, tertib, dan tidak menimbulkan persoalan bagi pemerintah desa.
“Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah harus hadir dan mencari solusi agar mesin penerangan di Desa Kabetan tetap bisa beroperasi,” tegasnya.
Ia berharap Dinas Koperasi dan Perdagangan bersama instansi terkait segera berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Kabetan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar solar, sembari mencari solusi jangka panjang terkait akses listrik bagi masyarakat di wilayah tersebut.(*)













