TOLITOLI, Suluh Merdeka – Tim gabungan Polsek Baolan bersama Koramil Baolan terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam operasi gabungan yang digelar di sejumlah titik rawan, petugas berhasil mengamankan sejumlah sepeda motor yang digunakan untuk balap liar serta menggunakan knalpot brong yang selama ini dikeluhkan warga.
Kapolsek Baolan, Iptu Samir, mengatakan penindakan tersebut merupakan tindak lanjut atas banyaknya laporan dan keluhan masyarakat terkait maraknya aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong yang mengganggu ketenangan warga, terutama pada malam hingga dini hari.
“Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk respons atas keresahan masyarakat. Banyak warga mengeluhkan suara bising knalpot brong yang mengganggu waktu istirahat, khususnya pada dini hari,” ujar Iptu Samir Muhammad
Ia menjelaskan, kendaraan yang diamankan akan ditahan untuk waktu yang tidak ditentukan sesuai proses pembinaan yang berlaku. Pemilik kendaraan diwajibkan mencopot dan menyerahkan knalpot brong kepada petugas untuk dimusnahkan serta membuat surat pernyataan bermaterai agar tidak mengulangi perbuatannya.
Selain penindakan, pihak kepolisian juga mengedepankan pendekatan persuasif melalui edukasi kepada para pelanggar maupun keluarganya. Kapolsek mengimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari, termasuk melakukan sosialisasi ke sejumlah mesjid
“Kami berharap para orang tua turut berperan mengingatkan dan mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat balap liar maupun menggunakan knalpot brong. Keselamatan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai hobi yang salah justru membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Iptu Samir juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila upaya penertiban yang dilakukan selama ini belum sepenuhnya maksimal. Menurutnya, luasnya wilayah pengawasan dan keterbatasan jumlah personel menjadi salah satu tantangan di lapangan.
“Kami menyadari masih ada kekurangan dalam pelaksanaan tugas. Untuk itu kami mohon maaf kepada masyarakat. Keterbatasan personel memang menjadi kendala, namun kami akan terus berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan dan menjaga ketertiban di wilayah hukum Polsek Baolan,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Danramil Baolan beserta jajarannya yang telah turut bersinergi dalam operasi penertiban tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Danramil Baolan dan seluruh anggota Koramil yang selalu mendukung dan turun langsung bersama-sama dalam operasi penertiban balap liar maupun penggunaan knalpot brong. Sinergitas TNI-Polri sangat penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Tolitoli AKBP. Raden Real Mahendra menegaskan bahwa pihaknya akan tetap konsisten melakukan patroli dan penindakan terhadap pelaku balap liar serta pengguna knalpot brong. Bahkan, patroli akan terus dilaksanakan meskipun harus dilakukan pada jam-jam rawan hingga dini hari.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan patroli secara rutin, termasuk pada dini hari ketika aksi balap liar sering terjadi. Tidak ada toleransi bagi kegiatan yang mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan masyarakat. Kami akan terus hadir memberikan rasa aman bagi warga Kabupaten Tolitoli,” tegas Kapolres.
Polres Tolitoli bersama jajaran Polsek dan unsur TNI berharap langkah penertiban tersebut dapat menekan angka pelanggaran lalu lintas, menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. (Rendra)












