Daerah

Hardiknas 2026, DPRD Tolitoli Soroti Pentingnya Pendidikan Berbasis Etika dan Kemandirian

0
×

Hardiknas 2026, DPRD Tolitoli Soroti Pentingnya Pendidikan Berbasis Etika dan Kemandirian

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

TOLITOLI, Suluh Merdeka – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen masyarakat dalam mendorong kemajuan sektor pendidikan, khususnya di daerah.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tolitoli, Taufik, SE, menekankan pentingnya arah pendidikan yang tidak semata berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter generasi muda.

Dalam keterangannya, Taufik yang juga Wakil Ketua Komisi B DPRD Tolitoli menyampaikan ucapan selamat Hardiknas sekaligus harapan agar sistem pendidikan ke depan mampu menanamkan nilai-nilai etika, tenggang rasa, dan semangat gotong royong.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional. Kita berharap ke depan pendidikan tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga membentuk karakter, mengajarkan etika, saling menghargai, serta memperkuat semangat gotong royong,” ujar Taufik.

Ia menilai, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak dan kepedulian sosial yang tinggi.

Selain itu, Taufik juga menyoroti pentingnya pendidikan dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi para pelajar. Menurutnya, pembekalan keterampilan dan mental mandiri sangat dibutuhkan agar lulusan mampu menciptakan peluang usaha sendiri dan tidak hanya bergantung pada ketersediaan lapangan kerja.

“Pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang mandiri dan kreatif, yang bisa membuka peluang usaha, bukan hanya menjadi pencari kerja. Ini penting untuk mendorong kemandirian ekonomi dan menghindari pola hidup konsumtif,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pendidikan ideal harus mengombinasikan teori dengan pengalaman nyata di lapangan. Dengan demikian, peserta didik akan lebih siap menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.

“Ilmu pengetahuan harus sejalan dengan pengalaman. Keduanya saling melengkapi dalam membentuk pribadi yang tangguh dan siap menghadapi realitas kehidupan,” tambahnya.

Momentum Hardiknas ini diharapkan menjadi pengingat bagi pemerintah, tenaga pendidik, serta seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tolitoli. Tujuannya, menciptakan generasi yang unggul, berkarakter, dan memiliki daya saing di masa depan. (Rendra)