Daerah

DPRD Tolitoli Turun ke Bambapula, Antisipasi Kekeringan Lahan Persawahan

29
×

DPRD Tolitoli Turun ke Bambapula, Antisipasi Kekeringan Lahan Persawahan

Sebarkan artikel ini

TOLITOLI, Suluh Merdeka – Komisi Gabungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tolitoli melakukan kunjungan kerja ke Desa Bambapula, Kecamatan Dampal Utara, Sabtu (29/8).

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat kerja DPRD terkait antisipasi ancaman kekeringan pada lahan persawahan di Desa Bambapula dan wilayah sekitarnya, termasuk Kecamatan Dampal Utara dan Dampal Selatan.
Kunjungan kerja ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lahan persawahan sekaligus menyerap aspirasi para petani yang terdampak maupun yang berpotensi menghadapi kekurangan pasokan air akibat kondisi kemarau.

Kedatangan rombongan Komisi Gabungan DPRD Tolitoli mendapat sambutan antusias dari para petani. Rombongan juga diterima langsung oleh Kepala Desa Bambapula, Camat Dampal Utara, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), serta pengurus Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Desa Bambapula.

Wakil Ketua I DPRD Tolitoli, Risman, SE., MM., dari Fraksi Golkar, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk keseriusan DPRD dalam memastikan persoalan kekeringan tidak berkembang menjadi ancaman serius terhadap produksi pertanian dan kehidupan petani.

“Kami datang bukan hanya untuk melihat kondisi di lapangan, tetapi juga memastikan apa yang menjadi kebutuhan dan kendala petani. Persoalan kekeringan ini harus segera diantisipasi, karena menyangkut keberlangsungan tanaman dan hasil produksi petani,” ujar Risman.

Menurutnya, DPRD akan mencatat seluruh persoalan yang ditemukan di lapangan untuk kemudian dibahas bersama pemerintah daerah dan instansi teknis terkait. Langkah tersebut dinilai penting agar penanganan kekeringan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu memberikan solusi terhadap kebutuhan pengairan persawahan.

“Aspirasi petani akan kami bawa ke dalam pembahasan bersama pemerintah daerah. Kami ingin ada langkah konkret, terutama terkait ketersediaan air untuk lahan persawahan. Jangan sampai petani sudah menanam, tetapi kemudian mengalami gagal panen karena persoalan air,” tegasnya.

Risman juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, pemerintah desa, BPP, P3A dan para petani dalam menghadapi ancaman kekeringan.

Kunjungan lapangan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi DPRD Tolitoli untuk mendorong langkah penanganan dan kebijakan yang lebih tepat, khususnya dalam menjaga produktivitas pertanian di wilayah Dampal Utara dan Dampal Selatan. (*)