TOLITOLI, Suluh Merdeka — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolitoli menyampaikan apresiasi terhadap peran perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, berkarakter, serta memiliki kompetensi untuk mendukung pembangunan daerah.
Apresiasi tersebut disampaikan melalui kehadiran Bupati Tolitoli, H. Amran Hi. Yahya, yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Tolitoli, Mukti, S.T., pada Rapat Senat Terbuka Wisuda ke-VII Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Munawwarah Tahun Akademik 2026/2027, yang berlangsung di Gedung Maramba, Tolitoli.
Pada prosesi wisuda tersebut, sebanyak 57 mahasiswa dan mahasiswi resmi dikukuhkan sebagai sarjana dari dua program studi, yakni Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI).
Momentum akademik tersebut tidak hanya menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan formal para mahasiswa, tetapi juga menjadi awal dari tanggung jawab baru untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai akademik yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi.
Mewakili Bupati Tolitoli, Mukti menyampaikan bahwa keberadaan lembaga pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas SDM di daerah. Perguruan tinggi bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi pusat pengembangan pemikiran, pembentukan karakter, serta pencetak generasi yang diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Menurutnya, keberhasilan 57 wisudawan dan wisudawati menyelesaikan pendidikan merupakan capaian yang patut diapresiasi. Namun, gelar akademik yang telah diraih hendaknya tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi maupun keluarga, melainkan harus menjadi modal untuk memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Pemkab Tolitoli berharap para lulusan STAI Al-Munawwarah dapat mengambil bagian dalam berbagai sektor pembangunan, khususnya bidang pendidikan, pengelolaan lembaga pendidikan, pengembangan keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat.
Lulusan Program Studi PGMI, misalnya, diharapkan mampu mengambil peran dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar, membangun karakter generasi muda, serta menanamkan nilai-nilai moral dan keagamaan sejak dini.
Sementara itu, lulusan Program Studi MPI diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengelolaan lembaga pendidikan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan pendidikan.

Di tengah perkembangan zaman dan tantangan globalisasi, daerah membutuhkan generasi terdidik yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga integritas, etika, kreativitas, serta kepedulian sosial. Karena itu, para sarjana diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.
Pemkab Tolitoli juga memandang bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata bergantung pada pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Peningkatan kualitas manusia melalui pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan keberhasilan pembangunan secara berkelanjutan.
Dalam konteks tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat menjadi penting untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan lulusan berdaya saing dan memiliki kesempatan berkontribusi di daerahnya sendiri.
Keberadaan STAI Al-Munawwarah diharapkan terus mengambil bagian dalam mencetak generasi intelektual yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, memiliki wawasan kebangsaan, serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial dan pendidikan di Kabupaten Tolitoli.
Kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, Pemkab Tolitoli menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi. Ilmu yang telah diperoleh diharapkan menjadi ilmu yang bermanfaat dan berkah, sekaligus menjadi bekal untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Pemerintah daerah juga berharap para lulusan tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar sarjana. Sebaliknya, momentum wisuda harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kapasitas diri, mengembangkan kompetensi, serta berani mengambil peran dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Dengan lahirnya 57 sarjana baru dari STAI Al-Munawwarah, diharapkan semakin banyak generasi terdidik yang turut memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Tolitoli.(*)













