oleh

Wali Kota Tangerang Minta Jokowi Tunda Pemberlakuan Ciptaker

SuluhMerdeka.com — Wali Kota Tangerang, Banten, Arief Wismansyah mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo berisi permintaan agar Omnibus Law Undang-undang (UU) Cipta Kerja ditangguhkan penerapannya.

Surat nomor 560/2278-Disnaker itu telah ditandatangani Arief pada 9 Oktober 2020 lalu dan sudah dikonfirmasi oleh CNNIndonesia.com. Surat ditujukan ke Presiden melalui Menteri Dalam Negeri.

“Kiranya Bapak berkenan untuk mempertimbangkan penangguhan terhadap diberlakukannya Undang-undang Omnibus Law/Cipta Kerja,” tulis Arief dalam surat tersebut.

Arief menyatakan permintaan itu keluar lantaran telah terjadi  aksi unjuk rasa dari serikat buruh di Kota Tangerang pada Kamis (8/10) usai UU Cipta Kerja disahkan oleh DPR.

Di bagian akhir surat, Arief mengatakan permintaan tersebut merupakan aspirasi dari serikat buruh untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan oleh Jokowi.

“Demikian aspirasi dari serikat pekerja /serikat buruh ini kami sampaikan sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan kebijakan. Atas perhatian bapak, kami ucapkan terima kasih,” tulis Arief dalam surat tersebut.

Dihubungi terpisah, Arief menyatakan surat tersebut dikeluarkan untuk menindaklanjuti aksi demonstrasi dari para elemen buruh, mahasiswa dan aktivis pada Kamis (8/10) lalu di Kota Tangerang.

Ia menyerap aspirasi dan tuntutan para demonstran untuk melanjutkan ke Presiden Joko Widodo dan pemerintah pusat.

“Kita sampaikan aspirasi dari para buruh itu kepada pemerintah pusat. Karena kan yang punya kewenangan [UU Cipta Kerja] itu ada di pemerintah pusat,” kata Arief saat menghubungi CNNIndonesia.com.

Diketahui, banyak Kepala daerah beramai-ramai mengkritisi UU Cipta Kerja dan meminta presiden Jokowi menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil jadi kepala daerah pertama yang meminta Jokowi menerbitkan Perppu. Langkah serupa juga dilakukan Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hingga Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno. (fma)

Sumber : CNNIndonesia.com

News Feed