oleh

Segera Rampung, DPR RI Siap Serahkan Draf Baru RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual ke Baleg

SuluhMerdeka.com – Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang Tindakan Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) segera akan menyerahkan draf baru kepada Badan Legislatif (Baleg) DPR RI pada 25 November 2021.

“Penyusunan naskah RUU TPKS itu sudah berproses dan kami anggap sudah cukup lah ya. Ini masih Panja sekarang, kami akan putuskan di Baleg pada 25 November,” kata Ketua Panja TPKS Willy Aditya di DPR RI, Selasa (9/11/2021) seperti dikutip Merdeka.com.

Politikus NasDem ini berharap RUU TPKS segera diambil keputusan di tingkat pertama. Kemudian bisa disahkan ke rapat paripurna sebagai RUU inisiatif DPR RI. RUU tersebut sebelumnya dikenal sebagai RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) yang merupakan inisiatif Komisi VIII.

Willy mengatakan, Panja terus berkomunikasi dengan pemerintah terkait urgensi RUU TPKS. Ia berharap RUU ini menjawab keresahan masyarakat terkait kekerasan seksual.

“Kami juga sudah komunikasi dengan pimpinan dan pemerintah. Sudah kita ajak dialog dari awal, sehingga kemendesakan dari hadirnya RUU TPKS, atau apapun nanti namanya, itu benar-benar menjadi respons keresahan publik selama ini,” jelasnya.

Dalam draf terbaru RUU TPKS, Panja memasukan empat jenis kekerasan seksual dari semula sembilan jenis.

Empat jenis itu adalah pelecehan seksual, pemaksaan pemakaian alat kontrasepsi, pemaksaan hubungan seksual, dan eksploitasi seksual. Draf terbaru itu sebelumnya juga sudah dipresentasikan pada Agustus 2021 lalu.(*)

 

News Feed