Nasional

Ketua Komisi IV DPRD Sulteng Sebut Perpustakaan harus Punya Standar Tersendiri

1
×

Ketua Komisi IV DPRD Sulteng Sebut Perpustakaan harus Punya Standar Tersendiri

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi-IV DPRD Provinsi Sulteng Dr.Ir.Alimuddin Paada,MS, (Foto: Ist)

SuluhSulawesi.com – Ketua Komisi-IV DPRD Provinsi Sulteng Dr.Ir.Alimuddin Paada,MS, yang juga adalah ketua pustakawan Provinsi Sulteng, menghadiri Kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Perpustakaan yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulteng.

Kegiatan itu digelar di aula kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulteng, Jumat (03/03/2023).

Bimbingan teknis Pengelolaan Perpustakaan tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulteng Drs.I Nyoman Sriadijaya,MM, dan dihadiri oleh Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulteng Chwarismy Shindi,S.Sos,M.Si, Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Muh.Idham Khalid,S.Sos,M.A.P, Kasubbag Kepegawaian dan Umum Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulteng Muhammad Arsyd Sibay,Sp,MP, Pustakawan Madya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulteng Hj.Dahlia,S.Sos, Pustakawan Ahli Muda Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulteng Azwar A.Janudin,SE,M.A.P dan Juhri,S.Pd, serta dihadiri sekitar 100 lebih peserta dari para pengurus pustakawan dari berbagai Perguruan Tinggi dan Sekolah SMA/SMK Se-Sulteng.

 

Pada kesempatan tersebut, Alimuddin Paada yang juga merupakan politisi dari Partai Gerindra, menjadi narasumber pada pelaksanaan kegiatan bimbingan pustakawan itu.

 

Alimuddin Paada menyampaikan bahwa pada dasarnya perpustakaan harus memiliki standar tersendiri yakni setidaknya memiliki tiga dasar standar perpustakaan yang baik dan ideal.

Yaitu, perpustakaan yang ideal adalah perpustakaan yang mampu memberdayakan masyarakat untuk melakukan aktivitas membaca, belajar seni budaya, dan meningkatkan ketrampilan di perpustakaan.

 

“Perpustakaan yang ideal adalah perpustakaan yang menjadi pusat kegiatan masyarakat dan sering menjadi tujuan masyarakat dalam mengisi waktu luangnya,” kata Paada.

 

Selanjutnya kata dia, perustakaan ideal adalah perpustakaan yang mampu melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk meningkatkan potensi minat membaca di masyarakat yang disesuaikan dengan kegemaran, hobi, kesenangan, dan kebiasaan yang ada di masyarakat.

 

“Maka dalam pemenuhan hal-hal tersebut, perpustakaan harus mempunyai faktor pendukung yang menunjang yakni memilki pembangunan gedung yang memadai, memiliki tata tertib, lokasi yang strategis, kelengkapan saran dan prasarana, kelengkapan koleksi yang sesuai dengan kebutuhan pemustaka, memiliki prosedur dan mekanisme kerja yang baik, memiliki persedian dan penerapan teknologi yang memadai, dan memiliki standar pelayanan yang berkualitas,” jelasnya.

 

Kerana Perpustakaan adalah merupakan wadah untuk pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).(*)

https://permatajingga.com/ Slot Thailand Situs Slot