oleh

3 Alasan Luhut Sentil Keras Eks Pejabat Terkait Aksi Tolak UU Ciptaker

SuluhMerdeka.com –┬áDemonstrasi menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) terus berlanjut. Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pun menyentil eks pejabat tinggi negara yang menyulut api sehingga aksi tersebut memanas.

Bahkan mantan Menkopolhukam itu melabeli mantan pejabat tersebut sebagai orang yang berdosa. Lantas apa yang membuat Luhut geram?

1. Demo saat pandemi mengancam nyawa

Luhut mengingatkan bahwa aksi demonstrasi yang terjadi mengancam nyawa karena rentan menyebabkan penularan virus Corona.

“Laporan Polda sudah jelas berapa banyak yang kena COVID akibat demonstrasi, mau ditambahin lagi? Anda tahu nggak berapa orang yang mati akibat gara-gara (virus Corona) itu? Padahal belum baca omnibus law, baca dulu deh,” kata dia dalam wawancara di Metro TV, Kamis (15/10/2020).

2. Luhut minta birahi politik ditahan

Dirinya meminta mantan pejabat tinggi negara tersebut menahan birahi politiknya agar tak mempertaruhkan nyawa orang lain.

Mantan Menkopolhukam itu menyayangkan bila akibat birahi politik pihak-pihak tertentu menyebabkan nyawa manusia menjadi korbannya, dalam hal ini akibat ancaman tertular virus Corona.

“Kalau nyawa yang meninggal, keluarga yang mati akibat birahi politik kita, akibat kebodohan kita para petinggi-petinggi ini, kan sedih,” jelasnya.

3. Luhut minta isi UU Cipta Kerja dibaca dulu

Disamping itu, Luhut meminta para mantan pejabat yang menolak UU Ciptaker membaca terlebih dahulu.

“Pemimpin-pemimpin itu yang merasa dirinya pemimpin, mantan pejabat tinggi, baca dengan baik-baik. Anda berdosa melakukan ini semua!” tambahnya. (fma)

Sumber : Detik.com

 

News Feed