Daerah

Gempa Dangkal Guncang Tolitoli, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

2
×

Gempa Dangkal Guncang Tolitoli, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

Sebarkan artikel ini
Kepala Pelaksana BPBD Tolitoli Ir.Abdullah Haruna.S.Pt

TOLITOLI, Suluh Merdeka – Rentetan gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, sepanjang siang hingga malam pada Sabtu (28/2). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tolitoli melalui laporan harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) menyebutkan, gempa terjadi sebanyak sembilan kali dalam rentang waktu pukul 14.52 hingga 18.12 Wita.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tolitoli, Ir. Abdullah Haruna, S.Pt., menjelaskan, gempa dirasakan hampir di seluruh wilayah Kabupaten Tolitoli, terutama di Kecamatan Tolitoli Utara, Dakopamean, Galang, dan Baolan. Peristiwa tersebut terjadi di tengah kondisi hujan dan angin kencang yang melanda wilayah Tolitoli.

“Dari hasil koordinasi dengan BMKG dan Geofisika Palu, tercatat sembilan kali gempa bumi di daratan, namun yang terasa getarannya sebanyak tiga kali, khususnya di Kecamatan Dakopamean dan Tolitoli Utara. Intensitas gempa mulai menurun, namun masyarakat diminta tetap waspada,” ujar Abdullah Haruna dalam laporan resmi BPBD.

Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada pada koordinat 1,24° LU dan 120,95° BT atau sekitar 46 kilometer timur laut Kota Tolitoli. Episenter gempa berada di daratan wilayah Kecamatan Dakopamean, tepatnya di kawasan perbukitan yang berada di sekitar desa-desa seperti Pinjan, Diule, Kalangkangan sekitar Gunung Galang, Bajugan dalam, sekitar Laulalang dan Ambotuban.

Karena pusat gempa berada di daratan dengan kedalaman dangkal sekitar 10 kilometer, getaran terasa cukup kuat di permukaan. Meski demikian, BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.

Getaran gempa juga dilaporkan terasa hingga ke wilayah Kecamatan Galang serta daerah perbatasan Kabupaten Buol, sehingga menimbulkan kepanikan warga. Hingga malam hari, sebagian masyarakat masih khawatir akan kemungkinan gempa susulan.

DETEKSI GEMPA – Tampak lima dari sembilan kali terjadinya gempa bumi yang berhasil terekam monitor WRS (Warning Receiver System) kantor BPBD Tolitoli sepanjang hari Sabtu (28/2)

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Tolitoli langsung melakukan koordinasi dengan pimpinan daerah, BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, serta instansi terkait untuk memantau dampak di lapangan. Sejumlah personel juga diterjunkan ke lokasi pusat gempa guna melakukan pendataan kerusakan dan memastikan kondisi masyarakat.

“Sampai laporan ini dibuat, belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan. TRC masih melakukan pemantauan dan pendataan di lokasi,” tambah Abdullah Haruna.

BPBD Kabupaten Tolitoli mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap gempa susulan. Warga juga diminta menghindari bangunan retak, menyiapkan tas siaga bencana, serta mengikuti informasi resmi dari BPBD dan BMKG.

Hingga Sabtu malam, aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah sempat terganggu akibat kekhawatiran terhadap gempa susulan. Namun aparat terus melakukan patroli dan sosialisasi guna memastikan situasi tetap kondusif.

BPBD Kabupaten Tolitoli memastikan akan terus melakukan pemantauan situasi terkini dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi dampak lanjutan dari peristiwa gempa tersebut. (Rustam)