oleh

Rakerda IV APJI Sulteng Dimulai

Suluhmerdeka.com – Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Dr Rudi Dewanto, SE, MM secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah IV Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJI) Sulawesi Tengah Tahun 2020 yang ditandai dengan pemukulan gong didampingi Ketua DPD APJI Sulawesi Tengah, Imelda Liliana Muhidin, SE dan Ketua Kadin Sulteng Muh Arus Abdul Karim bertempat di Aula BW The Coco Hotel, Senin 14 Desember 2020.

Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Tengah Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Dr. Rudi Dewanto, SE terlebih dahulu menyampaikan kesyukurunnya karena di tengah masa pandemi covid-19 masih dapat menghadiri acara pembukaan rapat kerja daerah ke-IV Asosiasi Pengusaha Jasa boga Indonesia (DPD APJI) Sulawesi Tengah dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan yaitu 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Selaku pribadi dan atas nama provinsi Sulawesi Tengah saya menyambut baik serta mengapresiasi rapat kerja daerah IV DPD-APJI pada hari ini ini yang memiliki nilai positif dan strategis, dalam upaya mengembangkan organisasi yang makin maju, dinamis dan mandiri melalui semangat juang para pengusaha jasa boga kepada kepentingan seluruh anggotanya maupun kepentingan bangsa dan negara khususnya di Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Olehnya, rapat kerja bagi dewan pimpinan daerah APJI Sulawesi Tengah diharapkan dapat memberi perkembangan dan kemajuan bagi anggota atau para pengusaha makanan di Sulawesi Tengah, sehingga dengan demikian akan dapat membantu pemerintah daerah dalam menciptakan lapangan kerja di sektor informal sekaligus dapat mengurangi angka pengangguran di Sulawesi Tengah di masa pandemi covid-19.

Lebih lanjut dikatakannya, sebagai wadah komunikasi dan silaturahmi bagi para pengusaha jasa makanan, diharapkan dari forum kerja tersebut dapat menetapkan hasil keputusan rapat yang bisa berguna bagi para pengusaha makanan serta mampu menaungi dan menyelesaikan jika menemui masalah para pengusaha jasa makanan dan yang terpenting adalah ah bagaimana organisasi APJI bisa membina dan membimbing para pengusaha makanan agar bisa menjadi pengusaha jasa boga yang profesional, mengingat saat ini perkembangan usaha makanan atau catering semakin meningkat, hal ini dikarenakan masyarakat sekarang menginginkan kemudahan dalam penyediaan makanan di setiap hajatan besar baik dalam keluarga maupun pada kegiatan-kegiatan lainnya.

Oleh sebab itu dengan maraknya usaha makanan dari yang sederhana yang dikelola rumah tangga hingga yang mewah dikelola oleh rumah makan atau restoran diharapkan organisasi APJI dapat memberi kebaikan bagi semua anggota para pengusaha jasa boga di Sulawesi Tengah agar mereka dapat mengembangkan usahanya secara sehat dalam persaingan dengan tetap memperhatikan mutu, kualitas olahan makanan yang higienis sehat hingga sampai ke tangan konsumen tetap terjamin kehalalannya.

Selain itu keberadaan organisasi APJI yang didalamnya para pengusaha jasa boga kiranya dapat menjadi tempat berbagi pengalaman dan pengetahuan khususnya pada menu makanan.

Diharapkan kepada para pengusaha jasaboga agar makanan tradisional khas daerah Sulawesi Tengah harus disertakan dalam setiap penyajian, dan yang penting pula dengan berorganisasi senantiasa memperhatikan rasa kebersamaan dan mempererat kerjasama di antara semua anggota dan mitra kerja lainnya.

Kesuksesan organisasi APJI lanjut gubernur sangat ditentukan itikat baik dan keberhasilan membangun komitmen dan tekat melalui volume rapat kerja sebagai sarana menyatukan pendapat dan kebersamaan dalam sikap, perhatian dan keterlibatan forum bagi kemajuan organisasi APJI.

“Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya berharap agar hasil akhir dari rapat kerja ini dapat menghasilkan butir-butir kesepakatan dan masukan positif yang berharga untuk dikembangkan dan dilaksanakan demi kemajuan dan eksistensi organisasi APJI daerah Sulawesi Tengah,” Tutup Karo Ekbang dalam sambutan gubernur.

Sebelumnya, Ketua Panitia Rahmawati Rahayu dalam laporannya mengatakan Rakerda IV APJI Sulawesi Tengah mengangkat tema ‘Menciptakan APJI Sulawesi Tengah yang maju, mandiri dan berdaya saing, berbasis ekonomi kreatif ditengah Pandemic covid-19.

Adapun peserta yang hadir dalam Rakerda IV yakni Pengurus DPD dan DPC yang berjumlah 6O orang.

Sementara itu, Ketua Kadin Sulawesi Tengah Muh Arus Abdul Karim dalam sambutannya mengatakan kesyukurannya karena dalam suasana keprihatinan akibat covid-19, Rakerda APJI dapat terlaksana dengan tetap menerapkan protokoler kesehatan.

Dalam Rakerda ke IV diinformasikan bahwa masa jabatannya selaku Ketua Kadin Sulteng sudah berakhir, bahkan pihaknya telah meminta kepada Kadin Indonesia untuk menunjuk karateker, akan tetapi dari pihak Kadin Indonesia meminyanya untuk tetap memimpin hingga Januari 2021 berhubung masa pandemic, selanjutnya pertengahan Januari 2021 diharapkan untuk menggelar musda.

Ketua DPD APJI Imelda Liliana dalam sambutannya mengatakan sesuai amanat DPP APJI yang mengangkat tema Menciptakan APJI Sulawesi Tengah yang maju, mandiri dan berdaya saing, berbasis ekonomi kreatif ditengah Pandemic covid-19.

Lebih lanjut dikatakannya, Rakerda IV baru dapat terlaksana akibat pandemi covid-19.

Pihaknya mengakui akan membuat suatu terobosan yakni pengalengan ikan Palumara yang cepat saji dan siap dikonsumsi. (*/ptr)

News Feed