oleh

Kampanye di Donggala, Longki Djanggola Ajak Warga Pilih Pemimpin Muda dan Energik

Suluhmerdeka.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Tengah, Longki Djanggola bersama rombongan tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, Mohammad Hidayat Lamakarate – Bartholomeus Tandigala melaksanakan kampanye dialogis di sejumlah titik di Kabupaten Donggala, Jumat (13/11/2020).

 

Titik pertama kampanye dan silaturahim Longki bersama rombongan dimulai di Desa Wani Kecamatan Tanantovea. Kemudian menuju Desa Labuan Kecamatan Labuan dalam kegiatan yang sama. Usai melakukan kampanye dan silaturahim, rombongan melanjutkan perjalanan ke Desa Dalaka Kecamatan Sindue dan Desa Alindau Kecamatan Sindue Tobata dengan agenda yang sama, yaitu kampanye dialogis dan silaturahim bersama puluhan masyarakat di masing – masing wilayah kecamatan sampai pukul 11. 30 Wita.

 

Rombongan Longki, melanjutkan perjalanan menuju Desa Tanjung Padang untuk melaksanakan shalat Jumat berjamaah di sebuah Masjid. Usai shalat Jumat, perjalanan dilanjutkan ke Desa Tambu untuk makan siang di sebuah Rumah Makan.

 

Usai makan siang, pukul 14. 30 Wita, rombongan menuju Desa Lombonga Kecamatan Balaesang dan Desa Tambu Mapane dengan agenda melaksanakan kampanye dialogis pukul 16 – 17 Wita. Di mana dalam orasinya, Ketua DPD Gerindra Sulteng, Longki Djanggola menyampaikan sejumlah hal penting kepada puluhan masyarakat yang hadir, pertama pasang Hidayat – Bartho dengan tagline HEBAT ini di usung dua Partai Politik (Parpol), Gerindra dan PDI Perjuangan serta didukung Parpol PBB, PKPI, Partai Berkarya, PSI, dan Partai Gelora.

 

Longki juga mengajak masyarakat Sulteng, khususnya masyarakat yang ada di lokasi kampanye untuk memilih pemimpin muda dan energik memimpin Sulteng ke depan, mengingat menjadi gubernur akan mempunyai tantangan luar biasa dengan situas persaingan secara global.

 

“Saya memberi contoh diri saya sendiri, dari sisi umur tentu merasakan kurang energik jika memperhatikan wilayah Sulteng sangat luas 12 kabupaten dan 1 kota,” katanya.

 

Dengan wilayah yang sangat luas, lanjut Longki, maka Sulteng membutuhkan pemimpin yang mempunyai energi dan fisik prima. Tentunya pemimpin mudah. Selain itu, Ia juga ingin melakukan regenerasi kepemimpinan di daerah ini. Dengan pertimbangan ini, maka Hidayat – Bartho adalah representasi regenerasi pemimpin ke depan.

 

Diketahui, dalam setiap perjalan titik kampanye dan silaturahim, Longki bersama rombongan melibatkan tokoh masyarakat dan simpul – simpul massa.

 

Setelah pelaksanakan kampanye di Tambu Mapane, rombongam tim pemenangan Paslon HEBAT, istirahan, shalat, dan makan atau Ishoma di Tambu.

 

Usai Ishoma, Longki bersama rombongan melanjutkan agenda kampanye di Desa Tambu Ntovia. Di mana dalam orasinya disampaikan kepada puluhan masyarakat yang hadir mengenai program kartu yang berpotensi bohong karena kartu tersebut bukan menjadi bahan material kampanye yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dalam kartu itu mencatumkan sejumlah program tidak rasional untuk dilaksanakan lantaran tidak sesuai dengan kondisi keuangan daerah.

 

“Sudah dilaporkan ke Bawaslu mengenai kartu tersebut. Kalau melihat postur anggaran kita di daerah hal itu hampir tidak mungkin dilakukan. Sumber penganggarannya dari mana,” tegas Longki.

 

Menurutnya, program yang ditawarkan ke rakyat itu harus butuh kajian pakar dengan melihat kondisi keuangan daerah dan sumber – sumber pendapatan daerah atau sumber daya daerah (SDA) di Sulteng. Bukan sekedar membuatkan program yang menjanjikan masyarakat supaya dipilih jadi pemimpin, tetapi implementasi programnya akan sulit terwujud disebabkan tidak sesuai keuangan dan pendapat daerah. Menyusun program harus sesuai ketentuan perundang – undangan yang ada berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pemimpin harus tahu pada wilayah mana kebijakan, harus paham hirarki kepemimpinan.

 

“Kita harus paham bagaiamana bernegara, tahun batasan kita sebagai pemimpin, mana kebijakan kita di daerah. Saya mengajak warga masyarakat Donggala memilih pemimpin muda,” tandasnya.

 

Longki juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid – 19, Memakai Masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak atau 3 M. Harapannya pandemi Covid – 19 segera berakhir supaya semua kembali normal termasuk putaran ekonomi.

 

Kampanye dialogis tim Paslon HEBAT berkhir sekira pukul  21. 00 Wita sesuai jadwal yang ada. (Dhankz)

News Feed