oleh

Gubernur Longki Mencoblos di TPS 5 Lolu Utara, Ini Pesan-pesannya

Suluhmerdeka.com – Gubernur Sulawesi Tengah H Longki Djanggola bersama istri Zalzulmida A Djanggola mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 5, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, 9 Desember 2020.

Longki tiba di TPS sekitar pukul 09:15 Wita. Sesuai protokol kesehatan, Longki mengenakan masker, kemudian mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan di bagian depan TPS. Setelah itu mengenakan sarung tangan plastik lalu mendaftar dan mengambil surat suara. Beberapa menit kemudian, Longki dan istri selesai mencoblos di bilik suara dan memasukkan surat suara Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dan surat suara calon Walikota dan Wakil Walikota Palu di kotak suara.

Kepada wrtawan, Longki Djanggola mengatakan sampai hari ini dari rapat koordinasi pada Senin bersama KPU dan Bawaslu belum ada hambatan. Begitupula distribusi logistik maupun alat pelindung diri (APD) dijamin oleh penyelenggara tidak ada hambatan dan mendapat dukungan dari para kapolres. “Alhamdulillah sampai hari ini belum ada kabar dan berita adanya masalah,” ujar Longki Djanggola.

Termasuk daerah terpencil dan keamanan, sejak H-2 sudah dijalan dan pada H-1 dipastikan sudah sampai. Itu berkat dukungan dan support dari kapolres dan kapolda. “Jadi mudah-mudahan tidak masalah, tidak ada hambatan. Insya Allah,” kata Longki lagi.

Terkait quick count, Longki Djanggola menyatakan sah-sah saja. Siapa yang melakukan quick count atau da yang merasa sudah menang, saya cuma minta tolong mengendalikan diri, jangan larut dengan euforia karena keputusan akhir itu bukan di quick count . Quick count hanya sebagai gamnbaran yang belum tentu bisa yakin 100 persen. “Namanya juga quivk count. Yah kalau sudah real count, itu pasti karena semua suara sudah masuk dari TPS-TPS. Sedangkan quick count kan cuma ambil sampel,” ujar Longki.

Kepada yang merasa menang, siapapun dia tidak euforia dengan kemenangan. Hargailah yang lain, petugas yang lain dan jangan mengganggu keamanan dan ketertiban. “Tidak perlu dengan segala cara, kalau menang yah kita menang elegan dan kalau kita kalah juga kalah dengan elegan. Tidak perlu kita harus berantem,” kata Longki. (ptr)

News Feed