oleh

Musancab, Kader PDIP Tolitoli Harus Menangkan Usungan

SuluhMerdeka.com – PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Tengah terus menggenjot konsolidasi partai. Musyawarah Anak Cabang (Musancab) sebagai ajang konsolidasi lima tahunan kali ini dilaksanakan di Kabupaten Tolitoli.

Dari 10 Kecamatan yang ada hadir dalam musyawarah tersebut delapan kecamatan, dua kecamatan absen sebagaimana dilaporkan Aslam Abubakar selaku Ketua Panitia.

Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tengah Muharram Nurdin menghadiri dan memimpin langsung Musancab tersebut dalam sambutannya menyampaikan lima mantap yang harus menjadi perhatian seluruh kader partai.

“Mantap Idiologi, Mantap Kader, Mantap Organisasi, Mantap Sumber Daya dan Mantap Program. Kalau kelima mantap tersebut sudah kita laksanakan dengan baik, makan yakinlah bahwa kita akan keluar sebagai pemenang pemilu, baik Pemilukada 2020, maupun Pemilu tahun 2024,” ungkap Wakil Ketua DPRD Sulteng tersebut.

“Oleh karena momentum Musancab ini dilaksanakan bertepatan dengan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 dan Kabupaten Tolitoli mengikuti Pilkada tersebut, maka saya instruksikan kepada seluruh kader PDI Perjuangan di Kabupaten Tolitoli untuk memenangkan Pasangan Muhtar Deluma sebagai calon Bupati dan Bakri Idrus sebagai calon Wakil Bupati. Kader PDI Perjuangan juga diwajibkan untuk memenangkan Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Hidayat Lamakarate berpasangan dengan Bartholomeus Tandigala,” kata Muharram Nurdin.

Kata Muharram, kedua pasangan tersebut PDI Perjuangan mengusung kadernya sebagai wakil, baik di provinsi maupun di Kabupaten Tolitoli. Untuk itu kita wajib memenangkan Pilkada 2020 baik provinsi maupun kabupaten.

Kejadian menarik adalah ketika lokasi Musancab didatangi Panwaslu dan polisi satu truk, mereka minta untuk membubarkan kegiatan Musancab PDI Perjuangan karena dihadiri calon Bupati dan dianggap sebagai ajang kampanye calon.

Muharram menegaskan bahwa kegiatan ini adalah internal partai, sehingga tidak benar kalau disebut ajang kampanye. “Semua yang hadir adalah pengurus PDI Perjuangan dari tingkat ranting sampai Kabupaten. Karena bertepatan saat pilkada wajar saja kami mengundang calon yang diusung partai, apalagi pasangannya adalah kader partai,” kata Muharram.

Setelah dilakukan dialog secara persuasif akhirnya bisa dipahami dan Panwaslu bersama kepolisian tetap memantau kegiatan sambil berpesan untuk jaga jarak.  (*/ptr/fma)

News Feed