TOLITOLI, Suluh Merdeka – Program revitalisasi sekolah dasar (SD) di Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, dipastikan rampung 100 persen sebelum akhir Desember 2025. Keberhasilan ini dinilai sebagai capaian positif dalam mendukung peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dasar di wilayah tersebut.
Adapun tiga sekolah yang menjadi sasaran revitalisasi yakni SD Kalangkangan 4 dengan total anggaran sebesar Rp700 juta, SD Lantapan sebesar Rp230 juta, serta SD Negeri 1 Tinigi dengan anggaran Rp948 juta. Secara keseluruhan, total anggaran revitalisasi sekolah dasar di Kecamatan Galang mencapai sekitar Rp1,7 miliar.
Kepala SD Kalangkangan 4, Hj. Arni, S.Pd., menyampaikan bahwa rampungnya pekerjaan revitalisasi lebih cepat dari jadwal tidak terlepas dari peran aktif Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP). Menurutnya, keterlibatan P2SP sangat membantu kelancaran pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
“Peran P2SP sangat besar sehingga pekerjaan bisa cepat rampung dan selesai 100 persen sebelum akhir Desember 2025,” ungkap Hj. Arni.
Hal senada juga disampaikan Kepala SD Lantapan, Moh. Galib, S.Pd. Ia mengapresiasi dukungan P2SP yang dinilai mampu mengawal pekerjaan revitalisasi dengan baik, sehingga seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan perencanaan.
“Berkat bantuan dan peran P2SP, pekerjaan tidak mengalami keterlambatan. Seluruh program revitalisasi di sekolah kami sudah selesai 100 persen,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 1 Tinigi, Erawati, S.Pd., mengaku sempat merasa ragu proses revitalisasi dapat diselesaikan tepat waktu. Namun, dengan dukungan penuh dan keterlibatan aktif P2SP dalam proses pengerjaan, keraguan tersebut akhirnya terjawab.
“Awalnya kami khawatir pengerjaan akan terlambat, tetapi berkat dukungan dan peran P2SP, revitalisasi sekolah kami dapat rampung 100 persen bahkan sebelum akhir Desember 2025,” jelas Erawati.
Rampungnya revitalisasi ketiga sekolah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan proses belajar mengajar serta menunjang kualitas pendidikan bagi siswa di Kecamatan Galang.
Pemerintah daerah pun diharapkan terus konsisten mendorong program peningkatan infrastruktur pendidikan demi menciptakan lingkungan sekolah yang layak, aman, dan representatif.( Rustam)













