Daerah

DP2KB Tolitoli Intensifkan PANTAU KB, Pastikan Layanan Kontrasepsi Berkualitas dan Merata

0
×

DP2KB Tolitoli Intensifkan PANTAU KB, Pastikan Layanan Kontrasepsi Berkualitas dan Merata

Sebarkan artikel ini
Foto Ist, Kegiatan PANTAU KB, Tampak Kepala Dinas DP2KB Yustiyanto Bantilan bersama jajarannya, saat berkunjung kesalah satu PKM Kecamatan Baolan

TOLITOLI, Suluh Merdeka — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Tolitoli terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan keluarga berencana (KB) melalui kegiatan PANTAU KB (Pelayanan Kontrasepsi Unmet Need KB di seluruh wilayah prioritas).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kontrasepsi yang aman, berkualitas, serta mudah dijangkau. Pada pelaksanaan terbaru, tim DP2KB melakukan pemantauan langsung ke sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Kecamatan Baolan, yakni Puskesmas Nopi dan Puskesmas Kota dan Puskesmas Galang.

Kunjungan ini bertujuan melihat kesiapan tenaga kesehatan, ketersediaan alat dan obat kontrasepsi, serta memastikan prosedur pelayanan berjalan sesuai standar. Selain melakukan monitoring, tim juga berdialog dengan petugas kesehatan guna mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan, mulai dari tingkat partisipasi pasangan usia subur hingga kebutuhan peningkatan edukasi terkait perencanaan keluarga. Langkah ini dinilai penting agar program KB tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Program PANTAU KB sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah menekan angka unmet need, yakni kondisi ketika pasangan usia subur ingin menunda atau menghentikan kehamilan namun belum menggunakan alat kontrasepsi. Jika tidak ditangani, kondisi ini berpotensi meningkatkan angka kehamilan tidak direncanakan yang dapat berdampak pada kesehatan ibu dan anak serta kesejahteraan keluarga.

Tim DP2KB yang dipimpin langsung Kepala Dinas saat memantau secara langsung proses pelayanan KB di Puskesmas Galang

Secara Nasional, penguatan layanan KB menjadi salah satu strategi dalam mewujudkan keluarga berkualitas sekaligus mendukung pengendalian pertumbuhan penduduk. Ketersediaan layanan yang merata juga berkontribusi terhadap percepatan penurunan angka stunting, karena keluarga yang terencana cenderung lebih siap dalam memenuhi kebutuhan gizi dan kesehatan anak.

Kepala Dinas DP2KB Kabupaten Tolitoli, Yustiyanto Bantilan,S.Com,M,Si menegaskan bahwa kegiatan PANTAU KB bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjamin hak masyarakat atas layanan kesehatan reproduksi.

“Kegiatan PANTAU KB menjadi momentum bersama untuk memastikan akses layanan KB yang berkualitas tersedia, berjalan optimal, dan merata di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan. Kami ingin memastikan bahwa setiap pasangan usia subur memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pelayanan terbaik, karena layanan yang baik adalah fondasi keluarga yang sehat dan terencana,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pesan kepada seluruh tenaga kesehatan agar terus meningkatkan profesionalisme dan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan.

“Kami berharap seluruh petugas dapat terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas edukasi kepada masyarakat, serta proaktif menjangkau kelompok yang masih belum terlayani. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kami optimistis program KB di Tolitoli akan semakin efektif dalam mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera,” tambah Yustiyanto.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan program KB tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dalam merencanakan kehidupan berkeluarga secara matang.

Melalui kegiatan ini, DP2KB Tolitoli berharap dapat terus memperkuat sistem pelayanan KB, terutama di wilayah prioritas, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kontrasepsi. Pemantauan akan dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari evaluasi dan peningkatan mutu pelayanan.

Dengan adanya PANTAU KB, Pemerintah Kabupaten Tolitoli menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan berkualitas, sekaligus membangun generasi masa depan yang lebih sehat melalui keluarga yang terencana. (Rendra)