Daerah

BPBD Tolitoli Siaga 24 Jam Hadapi Cuaca Ekstrem Jelang Idul Fitri

0
×

BPBD Tolitoli Siaga 24 Jam Hadapi Cuaca Ekstrem Jelang Idul Fitri

Sebarkan artikel ini
SIAP SIAGA - Tampak tim BPBD Tolitoli, tetap siaga 1x24 jam dikantornya, menunjukan kesiapan. Mengingat curah hujan cukup deras beberapa hari belakangan.

TOLITOLI, Suluh Merdeka – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tolitoli meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang ditandai dengan curah hujan cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan bencana, BPBD Tolitoli menyiagakan personel dan peralatan selama 1×24 jam guna memastikan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat di jika sewaktu-waktu terjadi bencana dalam wilayah kabupaten Tolitoli.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tolitoli Ir.Abdullah Haruna.S.Pt mengatakan bahwa peningkatan intensitas hujan yang terjadi belakangan ini berpotensi memicu sejumlah bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang di sejumlah titik rawan. Oleh karena itu, BPBD terus melakukan pemantauan kondisi cuaca serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk meminimalisasi dampak yang mungkin terjadi.

Menurutnya, kesiapsiagaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya menjelang hari raya Idul Fitri ketika aktivitas masyarakat meningkat, baik untuk mudik maupun kegiatan keagamaan lainnya.

“BPBD Tolitoli saat ini berada dalam kondisi siaga penuh. Personel kami disiapkan selama 24 jam untuk memantau perkembangan cuaca dan siap bergerak cepat jika terjadi bencana. Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait serta aparat di tingkat kecamatan dan desa,” ujarnya.

Selain menyiagakan personel, BPBD Tolitoli juga telah menyiapkan sejumlah peralatan penanggulangan bencana seperti perahu karet, alat evakuasi, hingga logistik darurat yang sewaktu-waktu dapat digunakan apabila terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan cepat.

Langkah antisipatif juga dilakukan melalui pemantauan wilayah rawan banjir dan longsor, khususnya di daerah yang berada di sepanjang aliran sungai maupun kawasan perbukitan. Tim BPBD secara rutin melakukan patroli lapangan untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca.

BPBD juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan tanda-tanda potensi bencana, terutama saat curah hujan meningkat dalam waktu yang cukup lama. Warga yang tinggal di wilayah rawan diminta untuk selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar serta segera melaporkan kepada aparat setempat jika terjadi kejadian yang berpotensi membahayakan.

“Peran masyarakat sangat penting dalam upaya mitigasi bencana. Kami mengimbau warga agar tetap waspada, terutama yang bermukim di daerah rawan banjir maupun longsor. Jika terjadi hal-hal yang mencurigakan atau kondisi darurat, segera melapor agar dapat ditangani dengan cepat,” tambahnya.

Di sisi lain, BPBD Tolitoli juga terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Melalui berbagai kegiatan sosialisasi, masyarakat diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik terkait langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi situasi darurat.

Pemerintah Kabupaten Tolitoli berharap dengan kesiapsiagaan yang dilakukan BPBD serta dukungan masyarakat, potensi risiko bencana akibat cuaca ekstrem dapat diminimalisasi. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalankan aktivitas menjelang Idul Fitri dengan lebih aman dan nyaman.

Kesiapan BPBD Tolitoli ini sekaligus menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan masyarakat, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Hingga saat ini, petugas BPBD terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan cuaca serta memastikan seluruh personel dan peralatan tetap dalam kondisi siap siaga setiap saat.(Rendra)