Daerah

Anggota DPRD Tolitoli Taufik, SE Dorong SPPG Wajib Serap Produk Lokal demi Perkuat Ekonomi Desa dan Tingkatkan Kesejahteraan Petani serta Nelayan

0
×

Anggota DPRD Tolitoli Taufik, SE Dorong SPPG Wajib Serap Produk Lokal demi Perkuat Ekonomi Desa dan Tingkatkan Kesejahteraan Petani serta Nelayan

Sebarkan artikel ini
Tampak Ketua KTNA Taufik.SE saat menjadi narasumber

TOLITOLI, Suluh Merdeka – Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) sekaligus anggota Legislator, Taufik, SE, menegaskan harapannya agar seluruh SPPG wajib menggunakan serta menyerap produk-produk lokal dalam setiap aktivitas operasionalnya.

Kebijakan tersebut dinilai sangat penting untuk mendorong perputaran ekonomi di desa agar berjalan lebih baik dan berkelanjutan.

Menurut Taufik, pemanfaatan hasil pertanian dan perikanan lokal tidak hanya akan meningkatkan pendapatan petani dan nelayan, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Ia menilai selama ini peluang ekonomi lokal masih belum dimaksimalkan secara optimal.

“Jika SPPG konsisten menggunakan produk lokal, maka uang akan berputar di desa. Petani, nelayan, dan pelaku UMKM akan merasakan dampak ekonominya secara langsung,” ujar Taufik.

Ia juga menyoroti pentingnya pola konsumsi sehat, khususnya dengan mendorong konsumsi ikan. Menurutnya, ikan merupakan sumber protein yang jauh lebih sehat dan aman dibandingkan konsumsi ayam potong secara terus-menerus. Selain kandungan gizinya tinggi, ikan juga lebih sesuai dengan potensi daerah pesisir seperti Kabupaten Tolitoli.

Taufik menekankan agar para petani dan nelayan mampu membaca peluang pasar, terutama kebutuhan dasar SPPG, sehingga produksi yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan permintaan. Dengan demikian, kesinambungan antara produksi dan kebutuhan dapat terjaga.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar tidak terjadi praktik monopoli dalam pengadaan barang dan jasa. Akses harus dibuka seluas-luasnya bagi UMKM lokal agar semua pelaku usaha memiliki kesempatan yang adil untuk berpartisipasi.

“Tidak boleh ada monopoli. Berikan ruang dan kesempatan yang sama bagi UMKM agar ekonomi lokal tumbuh secara merata,” tegasnya.

Ia berharap ke depan kebijakan ini dapat menjadi komitmen bersama antara pemerintah daerah, pengelola SPPG, dan masyarakat demi mewujudkan ekonomi desa yang kuat, sehat, dan berkeadilan. (Rendra)