TOLITOLI, Suluh Merdeka – Menteri Hukum RI DR.Supratman Andi Agtas yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), memanfaatkan momentum Hari Raya Idulfitri di Kabupaten Tolitoli untuk bersilaturahmi dengan pengurus dan pilar KKSS setempat.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan itu, Supratman menyampaikan sejumlah pokok pikiran strategis sekaligus memberikan masukan kepada para pengurus KKSS Kabupaten Tolitoli agar mampu berkontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah pusat.
Ia menegaskan bahwa berbagai kebijakan yang tengah dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada prinsipnya bertujuan untuk membela kepentingan rakyat. Oleh karena itu, Supratman mengajak seluruh warga KKSS untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut mengambil peran aktif dalam menyukseskan program-program tersebut.
Salah satu peluang yang disoroti adalah keterlibatan warga KKSS dalam penyediaan bahan baku untuk program makanan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah. Menurutnya, saat ini masih terjadi kelangkaan sejumlah bahan pangan di beberapa daerah, termasuk di Kota Palu, seperti susu dan komoditas lainnya.
“Ini harus bisa ditangkap sebagai peluang. Warga KKSS bisa mulai dari pemanfaatan pekarangan rumah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus menjadi bagian dari rantai pasok makanan bergizi gratis,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa langkah efisiensi atau penghematan yang dilakukan pemerintah bukan tanpa alasan. Kebijakan tersebut, menurutnya, justru bertujuan untuk merapikan struktur ekonomi agar lebih berpihak kepada masyarakat luas.
“Memang ada pihak-pihak besar yang sebelumnya menguasai sektor ekonomi merasa terdampak, tetapi ini bagian dari upaya pemerataan agar ekonomi bisa lebih dinikmati oleh rakyat,” tambahnya.
Selain itu, Supratman juga menyinggung program strategis yang digagas oleh Ketua Umum KKSS yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian, terkait upaya peningkatan produksi pangan nasional dalam kurun waktu satu tahun ke depan. Ia kembali menekankan pentingnya kesiapan warga KKSS dalam menangkap peluang dari berbagai program pemerintah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Supratman berharap pengurus KKSS Kabupaten Tolitoli mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, khususnya bagi warga KKSS, dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada.
“Harapan saya, KKSS tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mampu menjadi kekuatan ekonomi yang mandiri dan berkontribusi bagi daerah,” tutupnya.
Pertemuan pegurus dan pilar KKSS Tolitoli tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan masyarakat, sekaligus mendorong peran aktif organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan ekonomi berbasis komunitas di daerah.(Zulfikar)












