Berita

Kapolda Sulteng: 60 Kecamatan Belum Miliki Polsek, Layanan Kepolisian Masih Hadapi Tantangan

0
×

Kapolda Sulteng: 60 Kecamatan Belum Miliki Polsek, Layanan Kepolisian Masih Hadapi Tantangan

Sebarkan artikel ini
KUNKER - Tampak Kapolda Sukteng, Irjen Pol Dr Endi Sutendi, menyampaikan kondisi, saat menerima kunjungan kerja Komisi III DPR RI di Markas Polda Sulteng, Palu, Kamis (5/3)

PALU, Suluh Merdeka – Upaya menghadirkan layanan kepolisian yang cepat, responsif, dan dekat dengan masyarakat di Sulawesi Tengah masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait keterbatasan personel dan fasilitas.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Dr Endi Sutendi, saat menerima kunjungan kerja Komisi III DPR RI di Markas Polda Sulteng, Palu, Kamis (5/3).

Di hadapan rombongan Komisi III DPR RI, Kapolda menjelaskan bahwa luasnya wilayah Sulawesi Tengah belum sepenuhnya didukung dengan ketersediaan personel maupun sarana kepolisian yang memadai.

Saat ini Polda Sulteng membawahi 12 Polres yang melayani 13 kabupaten dan kota. Namun dari total 178 kecamatan yang ada di wilayah tersebut, baru tersedia 89 Polsek dan 32 subsektor. Artinya, sekitar 60 kecamatan hingga kini masih belum memiliki kantor Polsek.

Menurut Kapolda, kondisi ini menjadi perhatian serius karena keberadaan Polsek sangat penting sebagai ujung tombak pelayanan kepolisian di tingkat kecamatan, baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) maupun dalam mempercepat penanganan berbagai persoalan hukum di wilayah.

Selain keterbatasan jumlah Polsek, Polda Sulteng juga masih menghadapi kekurangan personel. Berdasarkan Daftar Susunan Personel (DSP), kebutuhan anggota kepolisian di wilayah Sulawesi Tengah mencapai 17.718 orang. Namun jumlah personel yang tersedia saat ini masih belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan tersebut.

Meski demikian, Polda Sulteng terus berupaya melakukan berbagai langkah pembenahan dan penguatan kelembagaan. Pada tahun anggaran 2026, sejumlah prioritas strategis telah ditetapkan, di antaranya penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta modernisasi sarana dan prasarana kepolisian berbasis teknologi.

Kapolda menegaskan komitmen seluruh jajaran Polda Sulteng untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.

“Dengan dukungan semua pihak, kami berharap situasi keamanan di Sulawesi Tengah tetap aman, kondusif, serta mampu memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat,” ujar Kapolda.(ARN)