TOLITOLI, Suluh Merdeka — Bupati Tolitoli, H. Amran Hi. Yahya, secara resmi melepas peserta jalan santai dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-25 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mujahidin Tolitoli, yang berlangsung di halaman kampus STIE Mujahidin Minggu (8/11) pukul 06.00 WITA.
Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh semangat tersebut menjadi salah satu rangkaian perayaan seperempat abad perjalanan STIE Mujahidin dalam mengembangkan pendidikan tinggi serta mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas di Kabupaten Tolitoli.
Dalam sambutannya, Bupati H. Amran Hi. Yahya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran pengelola, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta keluarga besar STIE Mujahidin yang selama 25 tahun telah berkontribusi dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Tolitoli.
Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas SDM, memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan tinggi, sekaligus mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi tantangan pembangunan dan persaingan di masa mendatang.
Bupati berharap, momentum Dies Natalis ke-25 ini tidak sekadar menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi STIE Mujahidin untuk melakukan evaluasi dan memperkuat komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan, kualitas lulusan, serta pengembangan institusi.
Ia juga berharap STIE Mujahidin terus mengambil bagian dalam mendukung pembangunan daerah melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tolitoli, Hj. Sriyanti Dg. Parebba, turut memberikan apresiasi atas perjalanan panjang STIE Mujahidin yang telah memasuki usia ke-25 tahun.

Menurutnya, usia seperempat abad merupakan pencapaian penting sekaligus bukti perjalanan dan pengabdian sebuah lembaga pendidikan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mencetak generasi muda yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan daya saing.
Ia berharap STIE Mujahidin terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang berkualitas, mampu menjawab kebutuhan dunia kerja, serta melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Ketua DPRD juga memandang bahwa kemajuan daerah tidak terlepas dari dukungan sektor pendidikan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat agar pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Tolitoli dapat berjalan secara berkelanjutan.
Kegiatan jalan santai tersebut diikuti oleh civitas akademika STIE Mujahidin, para alumni, keluarga besar kampus, serta masyarakat umum dari berbagai kalangan.
Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari. Selain menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pihak kampus, alumni, pemerintah daerah, dan masyarakat. Suasana semakin semarak dengan pembagian hadiah dan doorprize bagi peserta yang beruntung pada akhir kegiatan.
Melalui peringatan Dies Natalis ke-25 ini, STIE Mujahidin diharapkan semakin memperkuat eksistensinya sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi di Kabupaten Tolitoli yang berperan dalam mencetak generasi unggul, berdaya saing, serta turut mendorong kemajuan daerah.
Seperempat abad perjalanan STIE Mujahidin menjadi momentum untuk terus berbenah, berinovasi, dan meningkatkan kualitas pendidikan demi masa depan generasi muda Tolitoli yang lebih baik. (*)













