Daerah

Taufik Buka Pintu Air Bendung Tende Lalos, Petani Diminta Bergerak Cepat Sambut Musim Tanam Okmar

66
×

Taufik Buka Pintu Air Bendung Tende Lalos, Petani Diminta Bergerak Cepat Sambut Musim Tanam Okmar

Sebarkan artikel ini

TOLITOLI, Suluh Merdeka – Harapan baru kembali mengalir ke areal persawahan. Pintu air Bendung Tende Lalos, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, resmi dibuka sebagai tanda dimulainya persiapan menghadapi musim tanam Oktober–Maret (Okmar).

Pembukaan pintu air tersebut dilakukan Wakil Ketua Komisi B DPRD Tolitoli yang juga Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Tolitoli, Taufik, S.E., bersama para petani dan pihak terkait.

Momen pembukaan pintu air diawali dengan doa dan ungkapan rasa syukur. Bagi para petani, mengalirnya air dari Bendung Tende Lalos bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi menjadi awal penting untuk kembali menggerakkan aktivitas pertanian menuju musim panen.

Taufik menegaskan, ketersediaan air harus diikuti dengan kesiapan petani. Karena itu, ia meminta petani tidak menunda pengolahan lahan, terutama mereka yang berada di wilayah hilir.

“Jangan menunggu terlalu lama. Begitu air tersedia, petani harus segera bergerak mengolah lahan agar pola tanam bisa berjalan tepat waktu,” tegas Taufik.

Menurutnya, percepatan pengolahan lahan di wilayah hilir sangat penting untuk menyesuaikan distribusi air dari kawasan hulu. Dengan demikian, pemanfaatan jaringan irigasi dapat berlangsung lebih efektif dan seluruh areal persawahan yang mendapat layanan Bendung Tende Lalos dapat mempersiapkan musim tanam secara lebih serentak.

Taufik juga mengingatkan bahwa keberhasilan musim tanam tidak hanya bergantung pada ketersediaan air. Petani harus memperhatikan seluruh tahapan budidaya, mulai dari pengolahan tanah, pemilihan waktu tanam, pemupukan hingga pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT).

“Air memang menjadi salah satu faktor utama, tetapi bukan satu-satunya. Pengelolaan lahan, pupuk, benih, pengendalian hama dan penyakit serta kedisiplinan petani dalam mengikuti pola tanam juga sangat menentukan hasil produksi,” ujarnya.

Sebagai Ketua KTNA Kabupaten Tolitoli, Taufik berharap musim tanam Okmar tahun ini menjadi momentum untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.
Ia mengajak seluruh petani memanfaatkan ketersediaan air secara optimal dan menjaga jaringan irigasi agar tetap berfungsi dengan baik.

“Kita ingin air yang sudah tersedia ini benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi. Jangan sampai ada lahan yang terlambat tanam hanya karena kita terlambat mempersiapkan lahan,” katanya.

Ia menambahkan, sinergi antara petani, pemerintah, penyuluh pertanian dan seluruh pihak terkait sangat diperlukan agar pelaksanaan musim tanam Okmar dapat berjalan sesuai harapan.
Pembukaan pintu air Bendung Tende Lalos pun menjadi awal dari harapan baru bagi petani di Kecamatan Galang dan wilayah sekitarnya. Dengan air yang mulai mengalir, para petani kini diharapkan segera turun ke sawah, mengolah lahan dan mempersiapkan musim tanam demi mengejar produksi padi yang lebih tinggi. (*)

Penulis: RustamEditor: Yuslih Anwar