TOLITOLI,Suluh Merdeka – Sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyalurkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) kepada warga Kabupaten Tolitoli, yang digelar di aula kediaman bupati Barle Tau Dako Lipu Selasa (12/8).
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Tolitoli Moh Besar Bantilan, Ketua DPRD Sriyanti Dg Parebba serta Sekda Moh Asrul Bantilan disaksikan jajaran Pemerintah Kabupaten Tolitoli dan sejumlah perwakilan instansi vertikal lainnya.
Bantuan yang disalurkan mencakup tiga kategori penerima, yakni keluarga fakir miskin, mantan warga binaan lembaga pemasyarakatan, serta kelompok usaha bersama Karang Taruna. Program ini bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi, membuka peluang usaha baru, dan mendorong kesejahteraan masyarakat di berbagai lapisan.
Wakil Bupati dalam sambutannya menegaskan, bantuan tersebut merupakan amanah yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara optimal.
“Gunakan bantuan ini sebagai modal awal untuk mengembangkan usaha yang berkelanjutan. Jangan sampai disalahgunakan, karena tujuan utamanya adalah peningkatan taraf hidup keluarga dan kelompok,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan program ini sebagai momentum untuk membuktikan bahwa warga Tolitoli mampu mengelola bantuan dengan penuh tanggung jawab. “Bantuan ini adalah bukti bahwa Tolitoli bisa bangkit, mandiri, dan sejahtera,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Tolitoli menyatakan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan pihak-pihak terkait lainnya dalam menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Semoga bantuan ini membawa manfaat besar dan menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Tolitoli,” tutupnya.
Dalam penyerahan kali ini, perwakilan pemerintah mengingatkan agar bantuan dimanfaatkan secara optimal. “Ini adalah amanah. Kami ingin bantuan ini menjadi modal usaha yang berkelanjutan, bukan hanya habis dipakai untuk kebutuhan sesaat,” tegas Wabup.
Pemerintah Kabupaten Tolitoli berjanji akan meningkatkan pengawasan dan pendampingan, termasuk berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Program UEP dan KUBE di Tolitoli kembali menjadi ujian bagi efektivitas pemberdayaan berbasis bantuan modal. Jika pengawasan dan pendampingan tidak diperkuat, bukan tidak mungkin bantuan ini akan kembali menjadi agenda seremonial tahunan tanpa perubahan signifikan di tingkat ekonomi warga. (Rendra)
Tidak tepat sasaran, banyak yang lebih layak mendapatkan namun terabaikan 😭
Perlu dikawal bersama