Lahan Pertanian Hancur Akibat Likuefaksi, Petani Petobo Bingung atas Nasibnya

1

PALU – Sejumlah petani di Kelurahan Petobo, Palu Selatan Kota Palu Sulawesi Tengah terpaksa harus menganggur akibat kebun dan lahan mereka hancur dihantam likuefaksi 28 September 2018. Para petani ini mengaku kehilangan pekerjaan mereka dan tak tahu harus bagaimana menafkahi keluarga.

Ketua Kelompok Tani Kelurahan Petobo, Suharto mengatakan sebelumnya badan penyuluh pertanian kecamatan telah melakukan pendataan terhadap para petani di kelurahan itu. Namun hingga saat ini mereka belum mendengar kabar selanjutnya dari hasil pendataan tersebut.

“Saat ini para petani yang berada di kelurahan petobo berjumlah kurang lebih 185 orang yang terdiri dari kelompok tanaman pangan dan kelompok holtikultura,” kata Suharto Sabtu (19/1/2019).

Sebelum bencana terjadi ratusan petani di kelurahan Petobo juga pernah dibagikan kartu kelompok tani melalui program kementrian pertanian ri. Para petani berharap kartu kelompok tani yang mereka kantongi itu dapat secepatnya mendorong pemerintah untuk mencari solusi untuk kembali memberdayakan mereka sebagai petani dengan memberikan lahan yang baru atau mencarikan pekerjaan yang lain.

Hingga saat para petani di kelurahan Petobo belum mengetahui bagaimana nasib mereka kedepannya. Sebab hingga saat ini para petani di kelurahan Petobo belum memiliki pekerjaan pasca bencana terjadi. (Riski Budiman)