Wiranto: Pemda Sulteng Segera Relokasi Warga di Zona Merah, yang Menolak Diberi Sanksi

1

PALU – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto meminta kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk mengurus dan memindahkan warga yang saat ini masih berada di zona merah.

Hal itu ia sampaikan usai melaksanakan rapat koordinasi perkembangan tahap rehap-rekon bersama Pemda Sulteng, di kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (1/7/2019).

Menurut Wiranto, Pemprov Sulteng harus segera merekokasi warga yang saat ini masih tinggal di zona merah, karena dianggap berbahaya dan membahayakan kelangsungan hidup mereka.

“Ini merupakan tugas pemda, mereka harus segera direlokasi ke tempat yang lebih aman,” kata Wiranto.

Ia juga mengungkapkan pemda harus lebih tegas menangani hal ini, bahkan jika perlu harus memberi sanksi bagi warga yang tidak ingin direlokasi, sesuai dengan undang undang yang berlaku.

“Harus ada sanksi bagi warga yang tidak ingin direlokasi, karena memang instruksi itu merujuk pada keselamatan mereka, dan itu juga sudah menjadi tupoksi kami sebagai pemerintah,” tegasnya.

Selain itu, Wiranto juga meminta kepada Pemda Sulteng untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, agar penanganan korban gempa Palu dapat terlaksana dengan baik dan efektif.

Dalam rapat ini turut hadir pula, Menteri ATR Sofyan Jalil, Menteri PUPR Basuki Hadimoljono, Mentri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Kepala BNPB Doni Monardo, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Hidayat Lamakarate, serta tamu undangan lainnya.(Riski Budiman)