Video Suara Teriakan Panik Di Pantai Talise Bukan Hoaks

167

PALU – Warga Kota Palu baru baru ini dihebohkan dengan video suasana pantai talise pada sore hari, yang memunculan suara teriakan orang orang yang panik,seperti halnya detik detik kejadian tsunami 28 september 2018 lalu.

Video yang berdurasi kurang lebih delapan detik itu diupload pada jam 18 : 22 wita di akun whatsapp milik Fahri (22) seorang mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako.

“Awalnya saya upload di akun instagram tapi tidak suara teriakan seperti itu, kemudian saya rekam video melalui whatsapp baru muncul suara teriakannya,” kata Fahri.

Menurut Fahri awalnya ia tidak menyadari videonya tersebut memunculkan suara teriakan orang orang yang panik. Dirinya baru menyadari setelah rekannya menanyakan suara yang terekam dalam video tersebut.

“Saya tidak menyadari video yang saya rekam ada suara seperti itu, saya baru sadar setelah teman saya menanyakan suara apa yang muncul di video yang saya rekam setelah video tersebut saya upload beberapa menit yang lalu,” jelas Fahri.

Setelah kejadian itu, rekan Fahri yang saat itu bersamanya, langsung membagikan video tersebut ke grup whatsapp miliknya, dan menceritakan kejadian itu di grup tersebut. Beberapa saat kemudian video tersebut tersebar dan viral di media sosial.

“Saya hanya bagikan video tersebut di grup saya, namun sampai saat ini saya tidak tau siapa yang menyebarkan video tersebut dan percakapan di grup itu sampai tersebar,” ungkap Rudini (24 ) rekan Fahri.

Rudini mengatakan dirinya sama sekali tidak mempunyai niat untuk menakuti orang orang dengan menyebarluaskan video tersebut. Bahkan Rudini mengaku dirinya merasa dirugikan karena dituding telah menyebarkan berita hoaks, oleh orang orang yang tidak percaya dengan video tersebut.

“Saya tidak ada niat untuk menakuti orang orang dengan video itu, tapi karena video itu sudah tersebar saya dituding menakuti orang orang dengan menyebarkan berita hoax, padahal video tersebut asli dan tidak ada editan sama sekali,” tegas Rudini.

Saat ini video yang memunculkan suara teriakan panik tersebut viral di media sosial, dan masih menjadi pembicaraan hangat di lingkungan masyarakat.