Usai Pemilu, Polda Sulteng Fokus Kembali Buru Pelaku Teror di Poso

1

PALU – Usai mengamankan proses pemilihan umum tahun 2019, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah kembali fokus memburu sisa daftar pencarian orang (DPO) terduga kelompok sipil bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang melakukan aksi terorisme di wilayah Kabupaten Poso.

Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto, saat Konferensi pers Diruang Torabela, Polda Sulteng, Pada Senin, (8/07/2019).

”Moga-moga, saya punya target bisa didapatkan. ya kita perpanjang 3 bulan lagi moga moga kita bisa dapat’,” ungkapnya.

Dari data pihak kepolisian saat ini, jumlah DPO, terduga kelompok sipil bersenjata Mujahidin Indonesia Timur tersebut tersisa 9 orang.yang saat ini sudah menyebar hingga ke daerah lain, seperti Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi moutong.

Untuk menangkap DPO ini, Tim Satgas Tinombala yang terdiri dari TNI/Polri menerapkan Pola -Pola strategi satuan tugas, Lidik, preventif dan satuan tindak.

”Saya juga menerima masukan yang lebih ekstrem dan ide gila yang bisa menangkap kelompok ini,”terangnya.

Kapolda juga mengaku bahwa pihaknya masih terkendala dengan medan operasi yang berada di tiga wilayah yang diduga sebagai tempat persembunyian kelompok ini.

”Bahkan saya berfikir kita sewa Iron Man gitu yah, bisa langsung dapat,”tambahnya (Musabar)