Ulama Banten Minta Masyarakat Kembali Pilih Jokowi di Pilpres

4

JAKARTA – Peminpin Pondok Pesantren (Ponpes) Cidahu, Pandeglang, Banten, Abuya Muhtadi Dimyathi meminta masyarakat dari Sabang sampai Merauke memilih kembali Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019.

Hal tersebut disampaikan Abuya Muhtadi bersama sejumlah ulama Banten usai bertemu Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/1).

“Saya minta bantuan dari kawan-kawan, (masyarakat) dari Sabang sampai Merauke, mohon untuk membantu Jokowi jadi presiden 2019-2024. Ini imbauan dari saya untuk kawan-kawan satu nusa, satu bangsa,” kata Abuya Muhtadi.

Abuya Muhtadi juga berterima kasih kepada Jokowi telah memilih Ketua MUI Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden pendampingnya pada ajang lima tahunan ini. Menurutnya, Jokowi juga meminta didoakan agar menang bersama Ma’ruf Amin.

“Minta didoakan saja. Bilang sama kawan-kawan, ayo kita pilih kembali Pak Jokowi 2019-2024. Minta dukungan dan minta bantuan,” ujarnya.

Abuya Muhtadi menilai kinerja Jokowi selama empat tahun di periode pertama ini cukup memuaskan. Dia pun mengucapkan terima kasih atas pencapaian Jokowi memimpin pemerintahan bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Selain itu, Abuya Muhtadi juga meminta kepada seluruh ulama memerangi berita bohong alias hoaks yang menyebar di tengah masyarakat, terlebih menjelang Pilpres 2019.

“Sudah saya laksanakan, dan saya meminta ulama Indonesia, itu hoaks jangan dibicarakan,” kata dia.

Jauh sebelumnya, sejumlah ulama yang tergabung dalam kelompok PA 212 dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama telah menyatakan dukungan pada pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandi. Hal itu sesuai pakta integritas dalam ijtima ulama II September 2018.

Di kubu Jokowi, cawapres Ma’ruf Amin memprioritaskan wilayah Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta sebagai lumbung suara demi memenangkan Pilpres 2019. Dia menyatakan kali ini pihaknya harus menang di tiga provinsi itu.

Pada Pilpres 2014, pasangan Jokowi-JK mengalami kekalahan dari pasangan Prabowo-Hatta di Banten dan Jawa Barat. Jokowi hanya mendapat 42,90 persen suara, sedangkan Prabowo meraup 57,10 persen di Banten.

Sementara di Jawa Barat, Jokowi kalah telak dengan perolehan 40,22 persen suara dibandingkan Prabowo yang meraup 59,78 persen.

(Sumber CNNIndonesia.com)