Rupiah Kompak Menguat Bersama Mata Uang Asia

5

JAKARTA – Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.187 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pasar spot Rabu sore (23/1). Posisi ini menguat 0,23 persen dibandingkan penutupan pada Selasa (22/1) sebesar Rp14.220 per dolar AS.

Rupiah menguat bersama sejumlah mata uang Asia lainnya. Yuan China menguat 0,36 persen, peso filipilina 0,36 persen, won Korea Selatan 0,31 persen, dan rupee India 0,29 persen.

Sementara itu, dolar Hong Kong stagnan, sedangkan ringgit Malaysia dan yen Jepang melemah masing-masing 0,13 persen dan 0,2 persen.

Analis Monex Investindo Future Faisal mengatakan penguatan mata uang Asia kali ini lebih banyak didominasi faktor eksternal. Menurut dia, saat ini dolar sedang mengalami banyak tekanan gara-gara rilis data AS yang kian melemah.

Ia mencontohkan, data penjualan rumah AS yang kurang bagus dan melemahnya harga minyak dunia setelah International Monetary Fund (IMF) merevisi pertumbuhan ekonomi dunia 3,7 persen ke 3,5 persen di tahun ini.

“Lalu pasar juga merespons baik stimulus ekonomi yang diberikan China dan ada sentimen positif jelang pertemuan AS dan China pekan depan dalam hal perang dagang. Saya rasa sentimen ini cukup positif bagi rupiah,” jelas Faisyal kepada CNNIndonesia.com, Rabu (23/1).

(Sumber CNNIndonesia.com)