Rumah Zakat Bangun 200 Huntara untuk Korban Gempa dan Tsunami Palu

12

PALU – Gempa bumi, tsunami, serta likuefaksi yang terjadi di wilayah kota Palu pada JUmat 28 September 2018 lalu, tidak hanya menelan ribuan korban jiwa, namun juga meluluhlantahkan ribuan rumah warga.
Untuk proses pemulihan dalam masa transisi ini, lembaga kemanusiaan rumah zakat, membangun sebanyak 200 hunian sementara bagi para korban bencana. Huntara ini dibangun di jalan Dayo Dara, kelurahan Talise Valangguni, kecamatan Mantikulore, kota palu.

RUMAH ZAKAT3

Asisten Ekonomi dan Pembangunan kota Palu, Imran Lataha yang meresmikan hunian sementara ini mengungkapkan akan segera berkoordinasi dengan PLN area Palu untuk memasang aliran listrik di huntara, agar dapat segera ditempati warga.
‘’saya sangat mengapresiasi rumah zakat yang sudah membantu pemkot dan para korban bencana di palu ini, untuk itu kami akan segera berkoordinasi dengan PLN untuk memasang aliran listrik disini,’’ ungkap Imrah Lataha yang mewakili Walikota Palu pada Selasa (22/01/19) pagi.

RUMAH ZAKAT2
Pembangunan hunian sementara oleh Rumah Zakat yang dibangun di lahan seluas 1 hektar ini, merupakan tanah yang dipinjamkan oleh salah seorang warga di daerah itu.

Perwakilan Direksi Rumah Zakat, Didi Sabir mengungkapkan bahwa lembaga kemanusiaan Rumah Zakat menargetkan akan membangun 300 hunian sementara di tempat lainnya yang terdampak bencana, seperti kabupaten Sigi dan Donggala.
‘’Rumah Zakat menargetkan akan membangun sebanyak 500 unit huntara untuk korban bencana di Palu, Sigi,dan Donggala. Semoga bantuan ini dapat bermafaat bagi masyarakat, khususnya yang terdampak bencana,’’jelasnya.
Tidak hanya itu, Rumah Zakat juga memberikan bantuan berupa alat masak dan sembako untuk para korban penerima huntara tersebut.(Rangga)