Puluhan Pengungsi Korban Gempa di Palu Keracunan Usai Konsumsi Makanan Gratis

8

PALU- Puluhan pengungsi korban gempa bumi, tsunami serta likuifaksi di lokasi pengungsian kelurahan Kabonena dan kelurahan Tipo kota Palu, Sulawesi Tengah mengalami keracunan setelah mengkonsumsi makanan berupa nasi bungkus yang dibagikan di tenda pengungsian pada Sabtu (19/1/2019) siang.

Menurut salah satu korban keracunan, Badrun, makanan itu dibagi secara gratis sekitar pukul 11:00 wita. Makanan gratis itu langsung disantap dan tidak ada apapun yang dirasakan. Namun selang waktu satu jam puluhan pengungsi ini merasakan pusing dan mual-mual.

“Kami mulai merasakan pusing dan mual satu jam lebih setelah makan makanan itu,” kata Badrun yang ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah Anutapura Palu Sabtu (19/1/2019).

Korban keracunan yang didominasi oleh anak anak saat ini harus dirawat intensif di rumah sakit Anutapura Palu.

Menurut Wakil Direktur Pelayanan Medis RSUD Anutapura Palu, Herry Mulyadi saat ini jumlah korban keracunan yang di rawat sebanyak 38 orang yang mengakibatkan ruang UGD Anutapura Palu tidak dapat lagi menampung para korban. Sehingga para korban yang lain harus dilarikan ke rumah sakit lainya.

“Total jumlah korban yang keracunan dan dirawat di RSUD Anutapura Palu ada 38 orang. Rata-rata mengeluhkan pusing dan mual-mual,” kata Herry.

Dari pantauan di lapangan, total korban di dua kelurahan yang mengalami keracunan makanan tersebut sekitar hampir 50 orang lebih yang dirawat di beberapa rumah sakit yang ada di wilayah kota Palu.(Rangga)