Lima Hari Pasca Kecelakaan, Nahkoda KM. Indiriani Belum Ditemukan

32

PALU – Sampai saat ini Nahkoda Kapal motor Indriani 99 GT 22, atas nama Suardin yang terjatuh dari Kapal saat hendak berlayar dari Kecamatan Dampal Utara, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah menuju Kabupaten Berau, Kalimantan Timur belum ditemukan.

Untuk itu, pada Kamis pagi, badan pencarian dan pertolongan Kota Palu melanjutkan kembali pencarian terhadap nahkoda tersebut.

Pencarian hari ini dilanjutkan dengan menggunakan metode pencarian secara paralel pada titik-titik yang sudah ditentukan.

Selain itu, Tim rescue juga melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet, Serta memberikan informasi kepada setiap nelayan, yang apabila dikemudian hari dalam perjalanan saat melaut mereka menemukan tanda-tanda keberadaan korban agar melaporkan ke pihak terkait.

”Kami sudah beritahukan setiap nelayan yang ada,” terang Basrano, Kepala Kantor Pencarian dan pertolongan Palu

Sementara itu, Komandan Rescue Mario Paskhalis R.A. mengatakan pada hari ini, penyisiran dilakukan di wilayah perairan Kec. Dampal Utara, di Pulau Simatang dan perairan Ogoamas dengan search area seluas 34,2 NM.selain SAR, proses pencarian ini juga dibantu oleh warga sekitar.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan Pos AL Ogoamas, Pak Camat Dampal Utara dan kepala desa Stadong guna memberikan informasi terkait pencarian terhadap Nahkoda KM. Indriani,” pungkasnya.

Sebelumnya KM. Indriani Mengalami kecelakaan pelayaran di Selat Makassar pada 4 Agustus 2019, sekitar pukul 02.00 Wita. Hal itu berdasarkan informasi yang diterima Komandan Pos Pencarian dan Pertolongan Tolitoli pada 6 Agustus 2019 pukul 15.30 Wita.

Kecelakaan pelayaran itu mengakibatkan seorang nakhoda, Suardin (47) terjatuh dari kapal dan sampai saat ini belum ditemukan.namun, sebanyak tiga penumpang Lainnya dinyatakan selamat.