Kemensos RI Terima Data Penerima Jadup Di Palu

37

PALU – Pemerintah Kota Palu telah menyerahkan data jumlah korban gempa dan tsunami yang akan menerima jaminan hidup kepada Kementrian Sosial RI.

Dalam data tersebu sebanyak 26. 855 jiwa yang terdiri dari 7.007 KK korban gempa dan tsunami di Kota Palu dipastikan akan menerima jadup.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial Rachmat Kusnadi, mengatakan pihaknya akan membuka rekening kolektif melalui bank mandiri untuk para penerima jadup, setelah data tersebut telah diverivikasi di Disdukcapil Kota Palu.

“Data ini dibahas di Kantor Staf Kepresidenan, lalu diverifikasi lagi di Dukcapil sebelum ke bank untuk pembuatan rekening,” kata Rachmat.

Adapun jumlah dana jadup yang akan diterima oleh korban bencana yakni 10 rb yang dikalikan dengan jumlah setiap anggota keluarga. Jadup tersebut akan diberikan selama 60 hari.

Sementara itu, Walikota Palu Hidayat mengatakan data jumlah penerima jadup yang diserahkan kepada Kemensos RI belum sepenuhnya merata. Hidayat merincikan masih ada sekitar 20 ribuan lebih nama yang masih dalam proses verifikasi.

“Masih ada sekitar 20 ribuan korban yang belum terdata, tapi kita usahakan secepatnya sudah keluar data baru, karena Atas saran dari pak Direktur, bisa dilayani cukup dengan menerbitkan surat keterangan selama NIK dan KK ada,” ujar Hidayat.

Pada kesempatan itu, Walikota meminta agar warga yang kehilangan dokumen kependudukannya akibat bencana agar segera melapor ke pemerintah Kota Palu melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk memastikan Nomor Induk Kependudukan dan nomor Kartu Keluarga.