Huntara Disegel, Pemrov Sulteng akan Undang Pihak Kontraktor

17
Huntara yang disegel oleh kontraktor di Palu.(Foto:Riski Budiman)

PALU-Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam waktu dekat ini akan segera menyelesaikan permasalahan terakit kasus hunian sementara (Huntara) yang disegel oleh pihak kontraktor, yang diduga karena proses pembayaran pembangunan Huntara tersebut belum selesai.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh sekretaris daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Hidayat Lamakarate pada senin (20/05/19).

Menurutnya, guna menyelesaikan permasalahan hunian sementara yang disegel oleh pihak kontraktor beberapa waktu lalu, pihak pemerintah provinsi Sulawesi Tengah berencana akan mengundang seluruh kontraktor yang menangani pembangunan hunian sementara tersebut.

‘’Saya mau turun langsung kesana lihat lokasinya , dan akan kita undang orang itu untuk dibicarakan untuk mencari solusinya,’’jelasnya.

Bahkan menurut Hidayat jika huntara tersebut di bawah tanggung jawab kementrian PUPR, dan memerintahkan perusahaan BUMN untuk mengerjakannya, ia akan mengusulkan kepada perusahaan BUMN tersebut agar memberikan jaminan kepada para kontraktor guna memastikan sisa pembayaran tersebut tuntas.

“Kalau memang PUPR yang memerintahkan, BUMN mana yang memerintahkan, nanti kita undang BUMN nya untuk kasih jaminan bahwa itu akan dibayar,’’ tambahnya.

Ia juga mengharapkan kepada seluruh kontraktor yang mengerjakan Huntara untuk korban bencana alam di Sulawesi Tengah ini untuk mendatangi pihak pemerintah Provinsi, jika terjadi permasalahan terhadap proses pembayaran, pengerjaan, ataupun masalah lainya.(musabar)