Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Enggan Ikut Campur Kasus YB

1

PALU – Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Sulteng, Rusdi Mastura mengaku enggan ikut campur dalam kasus yang menjerat salah satu kader Partai Nasdem berinisal YB, yang saat ini telah dilaporkan ke penyidik Polda Sulteng, karena diduga telah menyebarkan berita bohong atau hoax tentang Gubernur Sulteng, Longki Djanggola.

Politisi Nasdem yang kerap disapa Cudi itu mengatakan meski YB merupakan salah satu kader dari Partai Nasdem, namun dirinya tidak dapat melakukan pembelaan, sebab ia tidak mengetahui persis kronologi kasus tersebut, karena pada itu ia sedang berada di luar kota.

“Tidak boleh saya mengklaim siapa yang salah, saya sama sekali tidak tau kasus ini, makanya saya tidak ingin ikut campur,” kata Cudi Rabu (10/7/2019).

Menurutnya, kasus antara YB dan Longki Djanggola itu harus dibawa ke pengadilan, agar secepatnya dapat terselesaikan.

“Jalan satu-satunya harus ke pengadilan, agar cepat selesai kasusnya, cuma saya katakan jadi wajar saja kalau Nasdem siapkan pengacara, karena hanya itu yang bisa dibantu oleh Nasdem,” jelas Cudi.

Sebelumnya, Anggota Dprd Sulawesi Tengah Fraksi Nasdem, berisinial YB dilaporkan ke penyidik Polda Sulteng, karena diduga mengedit sebuah pemberitaan di surat kabar Mercusuar dengan isu bohong, yang menyebutkan gubernur Sulteng membiayai aksi poeple power, lalu kemudian disebarluaskan ke berbagai media sosial.(Riski Budiman)