Delapan Tim Futsal Daerah Sulteng akan Berlaga di LFN

1

PALU – Sebanyak delapan tim akan berlaga di Liga Futsal Nusantara (LFN) Regional Sulawesi Tengah Tahun 2019. Kedelapan tim tersebut masing-masing berasal dari Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Poso, Kabupaten Banggai dan Kabupaten Tolitoli. Juara LFN 2019 nantinya akan mewakili Sulawesi Tengah ke babak 34 besar nasional yang akan digelar di Manado,Sulawesi Tengah, Agustus 2019 mendatang.

Kepastian ikutnya delapan tim tersebut melalui hasil manager meeting yang berlangsung di Aula KONI Sulawesi Tengah, akhir pekan kemarin. Dalam kegiatan yang diikuti perwakilan tim tersebut membahas peraturan dan tata tertib dalam Liga Futsal Nusantara (LFFN) regional Sulawesi Tengah. Turut hadir Sekretaris Umum Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sulawesi Tengah, Syamsuddin didampingi pengurus AFP Sulteng lainnya, Andi Acap Pettalolo dan Muhammad Safwan.

Sekretaris Asosiasi Futsal Provinsi Sulawesi Tengah Syamsuddin mengatakan LFN regional Sulawesi Tengah akan digelar mulai 13-21 Juli 2019 di Gedung Olahraga (GOR) Siranindi Palu. Dibanding dengan tahun sebelumnya, kata Syamsuddin, jumlah peserta lebih banyak dan melibatkan banyak kabupaten.

“Yah, jumlah peserta kali ini lebih banyak dibanding tahun lalu.Partisipasi dari rekan-rekan pengurus AFKAB juga lebih tinggi,’’ jelas Syamsuddin.

Lebih jelas Syamsuddin, menjelaskan agenda dan program tahunan AFP, liga ini juga sekaligus menjadi ajang seleksi pemain yang akan memperkuat Sulawesi Tengah di Pra PON XX. Saat ini AFP Sulawesi Tengah telah mengantongi 20 pemain yang digadang-gadang akan memperkuat Sulawesi Tengah dalam memperkuat cabor futsal di pesta olahraga terakbar tanah air tersebut.

Ia juga menambahkan, juara liga futsal nusantara Sulteng ini nantinya akan memperkuat Sulawesi Tengah ke babak 34 besar nasional yang berlangsung di Manado, Sulawesi Utara, September 2019 mendatang.

‘’Yah, nanti juaranya mewakili Sulteng ke babak 34 besar nasional yang digelar di Manado,Sulawesi Tengah. Untuk grup D, tuan rumahnya Sulawesi Utara,’’pungkasnya.(Riski Budiman)