Dampak Supermoon, BMKG Prediksi Picu Terjadinya Banjir Rob di Palu

9

PALU – Dari hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun meteorologi Palu, fenomena supermoon yang disertai dengan bulan purnama akan berdampak pada kenaikan permukaan air laut di wilayah Kota Palu.

Meskipun demikian, BMKG memprediksikan kenaikan muka air laut ini tidak terlalu signifikan dan tidak dalam status membahayakan.

Kepala BMKG stasiun meteorologi Palu, Nur Alim mengungkapkan kenaikan muka air laut ini hanya sekitar 60 sampai 70 cm.

”Naiknya tidak terlalu tinggi, kita prediksi cuman 60 sampai 70cm,” kata Nur Alim Minggu (20/1/2019).

Namun meskipun demikian, beberapa daerah di wilayah kota Palu yang struktur tanahnya turun akibat gempa pada 28 September 2018 lalu, diprediksi akan dilanda banjir Rob.

”Hanya wilayah yang struktur tanahnya yang turun mungkin akan berdampak, seperti di Kelurahan Lere, yang saat ini kerap terjadinya Banjir rob karena struktur tanahnya yang saat ini sudah turun,”jelasnya.

Tidak hanya itu, meskipun kenaikan muka air laut ini tidak terlalu signifikan, BMKG mengimbau kepada seluruh masyarakat yang bermukim di daerah pesisir Teluk Palu untuk selalu waspada, jika sewaktu waktu hal yang tidak diinginkan terjadi.(Rangga)