Biasanya Elpiji, Kini Bawang Putih Jadi Incaran Warga di Pasar Murah

17

PALU – Lapak penjualan bawang putih yang berada di kegiatan pasar murah yang digelar dinas perindustrian dan perdagangan provinsi Sulawesi Tengah, yang berlokasi di lapangan Vatulemo Kota Palu diserbu pembeli. Hal tersebut terjadi dikarenakan harga bawang putih, sampai saat ini masih dijual mahal di sejumlah pasar tradisional di Kota Palu.

Sejak dibuka pada pagi hari, lapak distributor yang menjual bawang putih terlihat telah ramai diserbu oleh warga.

Kemarin – kemarin kita dapat sekitar Rp.58 ribu perkilo. Agak terbantu, karena orang menggunakan agak banyak setidaknya terbantu,”ungkap Abdul Rahim, salah satu pembeli bawang putih.

Sejumlah warga yang membeli bawang putih ini mengaku hal itu terjadi disebabkan masih tingginya harga bawang putih yang dijual oleh para pedagang di sejumlah pasar tradisional yang ada di Kota Palu yang harganya sangat jauh dibandingkan dengan harga yang ada di pasar murah.

‘’Ya membantu sekali, ya itu tangan kedua belum tau pedagang lain, apa beda beda harga di pasar,’’jelas Sri Wahyuni, pengunjung Pasar Murah.

Di pasar murah ini, bawang putih sendiri dijual dengan harga Rp.35 ribu perkilo.

Ini bawang putih empat hari lalu masih harga 50 sekarang. Cuman kalau di pasar bawang putihnya dikasih bersih,’’ sebut Wayan, salah satu distributor bawang putih.

Pasar murah yang digelar ini, guna menekan terjadinya inflasi jelang perayaan Idul Fitri 1440 Hijrriah. Juga melibatkan beberapa distributor, diantaranya Perum Bulog, PT Perusahan Perdagangan Indonesia, Hiswana Migas, Toko Retail, Pertamina, Dan Beberapa UKM serta UMKM.(Musabar)